Football5star
Berita Sepak Bola Terkini Terlengkap Football5star.com

5 Fakta Peraih Nilai Sempurna Dalam Tiga Matchday Awal

214

Football5Star.com, Indonesia – Fase grup Liga Champions 2017-18 telah menyelesaikan tiga matchday pada Kamis (19/10/2017) dinihari WIB. Sebanyak 32 tim di delapan grup telah melakoni tiga laga masing-masing. Di antara mereka, ada lima tim yang mencatat poin sempurna alias selalu menang. Mereka adalah Barcelona, Manchester United, Paris Saint-Germain, Manchester City, dan Besiktas.

Berdasarkan penelusuran Football5Star, ada beberapa fakta menarik menyangkut tim-tim yang merebut kemenangan di tiga matchday awal Liga Champions. Berikut adalah lima fakta di antaranya.

Terbanyak
Besiktas mampu mengemas poin penuh dalam tiga laga awal.
thesun.co.uk

Sejak fase grup dilanjutkan fase gugur pada 2003-04, jumlah lima klub yang merebut nilai sempurna dalam tiga matchday awal Liga Champions adalah yang tertinggi. Meskipun begitu, itu bukan rekor baru. Catatan lima klub itu hanya menyamai Liga Champions musim 2006-07 dan 2010-11.

Pada 2006-07, lima klub yang tak kehilangan poin dalam tiga laga awal adalah Chelsea, Bayern Munich, Valencia, Olympique Lyon, dan Man. United. Adapun pada 2010-11, lima klub dengan nilai sempurna dalam tiga matchday awal adalah Lyon, Bayern, Chelsea, Madrid, dan Arsenal.

Satu hal yang menarik, pada tiga musim dengan lima tim yang meraup nilai penuh dalam tiga laga awal, selalu ada dua wakil Inggris.

Man. United Tersering
Man. United samai Real Madrid dan Bayern Munich.
manutd.com

Keberhasilan meraup nilai penuh dalam tiga laga awal di fase grup musim ini menjadikan Man. United termasuk tim yang tersering melakukan hal itu. Ini adalah kali kelima Red Devils menorehkan prestasi tersebut. Sebelumnya, mereka melakukan hal itu pada musim 2006-07, 2007-08, 2009-10, dan 2012-13.

Sebelum Red Devils, ada dua klub lain yang juga lima kali mencatat rekor selalu memenangi tiga matchday awal, yakni Real Madrid dan Bayern Munich. Madrid melakukannya pada 2003-04, 2010-11, 2011-12, 2013-14, dan 2014-15. Sementara itu, Bayern menorehkannya pada 2005-06, 2006-07, 2010-11, 2013-14, dan 2014-15.

Dua Pendatang Baru
Man. City, salah satu yang tampil sempurna dalam tiga matchday awal musim ini.
loopjamaika.com

Manchester City dan Besiktas tercatat sebagai dua pendatang baru di daftar peraih poin penuh dalam tiga matchday awal Liga Champions. Sejak 2014-15, ini adalah jumlah pendatang baru terbanyak. Dalam tiga musim, selalu hanya satu pendatang baru yang hadir. Mereka adalah Borussia Dortmund pada 2014-15, Zenit St. Petersburg (2015-16), dan Leicester City (2016-17).

Secara keseluruhan, kini ada 21 klub yang pernah menyapu bersih poin dalam tiga matchday awal Liga Champions. Spanyol adalah yang paling dominan. Ada enam klub yang sanggup menorehkan prestasi itu. Mereka adalah Real Madrid (5 kali), Barcelona (4 kali), Atletico Madrid (2 kali), Malaga (1 kali), Sevilla (1 kali), dan Valencia (1 kali).

Jaminan Lolos
Arsenal pada 2010-11 hanya finis di belakang Shakhtar Donetsk.
whoateallthepies.tv

Data yang dihimpun sejak 2003-04 menunjukkan bahwa tak satu pun dari peraih kemenangan di tiga matchday awal yang gagal lolos ke fase gugur. Bahkan, mayoritas finis sebagai pemuncak klasemen. Hingga musim lalu, dari 42 tim, 36 di antaranya finis sebagai juara grup. Artinya, dengan sembilan poin dari tiga laga awal, kans menjadi juara grup mencapai 86 persen!

Anomali hanya terjadi enam kali dan melibatkan empat klub saja. Keempat klub yang finis sebagai runner-up meski berbekal nilai sempurna dalam tiga laga awal adalah Arsenal pada 2007-08 dan 2010-11, Olympique Lyon (2009-10, 2010-11), Bayern Munich (2005-06), dan FC Porto (2012-13).

Tiga Juara
Atletico vs Madrid pada 2013-14, final sesama perebut poin penuh dalam tiga matchday awal.
the18.com

Meskipun menjadi jaminan lolos, sapu bersih poin dalam tiga matchday awal bukanlah syarat untuk menjuarai Liga Champions. Tercatat baru tiga kali sang kampiun membawa modal kemenangan dalam tiga matchday awal. Ketiganya adalah Man. United pada 2007-08, Barcelona (2008-09), dan Real Madrid (2013-14).

Selain tiga klub itu, ada tiga klub lain yang berhasil lolos ke final namun gagal merebut trofi Big Ear. Ketiga klub itu adalah AC Milan pada 2004-05, Arsenal (2005-06), dan Atletico Madrid (2013-14). Di antara ketiganya, hanya Atletico yang dikalahkan oleh sesama peraih nilai sempurna dalam tiga matchday awal.