Buffon Tak Menyesal Telah Mencaci Maki Wasit Oliver

362

Football Live StarFootball5Star.com, Indonesia – Gianluigi Buffon, kiper Juventus, enggan menarik kata-kata kasarnya soal wasit Michael Oliver. Dia juga tak mau meminta maaf atas kata-kata itu. Buffon menegaskan, itu memang kata-kata yang harus dikeluarkan dari mulutnya dan dia akan mengulangi hal itu lagi jika memang perlu.

“Aku tidak mau berpura-pura karena aku adalah makhluk hidup yang menempatkan hasrat, sentimen, dan kemarahan pada apa yang kulakukan,” ungkap Buffon seperti dikutip Football5Star.com dari Football Italia. “Anda selalu mencari cara untuk bicara, benar atau salah. dan kadang kala terlihat berlebihan. Namun, itulah saya, Gigi Buffon.”

Gianluigi Buffon saat protes kepada Michael Oliver.
metro.co.uk

Lebih lanjut, kiper berumur 40 tahun itu menambahkan, di balik ucapannya yang tekesan berlebihan, tetap ada logika. Itulah yang terpenting. Dalam kasus pertandingan Real Madrid vs Juventus, logika itu adalah soal ketidakharusan Oliver memberikan penalti pada detik-detik terakhir kepada tuan rumah.

“Seorang wasit yang lebih berpengalaman tak akan meniup peluit dan menjadi tokoh utama pertandingan. Dia akan berlari, mengabaikan itu, dan membiarkan kedua tim bertarung pada perpanjangan waktu,” tegas kapten Juventus itu lagi. “Aku yakin Oliver akan memiliki karier yang hebat, tapi dia masih terlalu muda untuk memimpin laga seperti itu.”

Usai pertandingan yang berakhir 3-1 bagi Juventus, amarah Buffon meledak. Dia menilai wasit Oliver bukan manusia dan tak punya otak. Kata-katanya itu membuat banyak orang kaget. Tak terkecuali legenda I Bianconeri, Alessandro Del Piero.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.