Scholes Kritik Gestur Mourinho di Kandang Juventus

Football5star.com, Indonesia – Mantan gelandang Manchester United, Paul Scholes, mengkritik gestur Jose Mourinho usai mengalahkan Juventus pada Kamis (8/11). Menurutnya, apa yang dilakukan The Special One sama sekali bukan gestur berkelas.

Mourinho memasang gestur tangan di telinga sesaat setelah Ovidiu Haţegan meniup pluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Tindakannya tersebut sontak mendapat protes dari sebagian besar penonton yang merupakan pendukung tim tuan rumah.

“Ini adalah masalahnya di mana pun ia berada. Seharusnya ia bisa menunjukkan gestur yang sedikit berkelas ketika memenangkan pertandingan. Anda bisa menjabat pelatih lawan, memberi tepuk tangan kepada penonton, dan sebagainya,” ujar Scholes dikutip dari Evening Standard. 

Menanggapi pertanyaan awak media terkait tindakannya, Mourinho menegaskan tidak ada niat menyinggung siapa pun. Manchester United pun berhasil membalaskan dendam kekalahan pada pertemuan pertama di Old Trafford, akhir bulan lalu.

Kemenangan ini merupakan kedua kalinya bagi Setan Merah ketika sanggup membalikkan keadaan dari posisi tertinggal. Pertama kali mereka melakukannya adalah pada final Liga Champions 1998/99 menghadapi Bayern Munich.

Scholes Manchester United
BTSport

Setan Merah tertinggal lebih dahulu melalui gol Cristiano Ronaldo yang sukses mengakhiri puasa golnya selama 453 menit. Masuknya Juan Mata pada babak kedua mengubah arah permainan. Pemain asal Spanyol tersebut membangkitkan semangat lewat gol tendangan bebasnya.

Hingga mendekati akhir pertandingan, anak asuh Jose Mourinho akhirnya unggul setelah gol bunuh diri Juventus yang dilakukan Leonardo Bonucci. Kemenangan ini membawa mantan klub Paul Scholes tersebut menempati peringkat kedua klasemen Grup H.

Comments
Loading...