Liga Ditunda, Pelatih dan Pemain Kecam Usulan Potong Gaji

Football5Star.com – Pelatih dan pemain di Liga Malaysia mengecam usulan pemotongan gaji akibat dari penundaan pertandingan. Mereka menyebut kalau liga ditunda karena force majeure bukan berhenti total.

Seperti diketahui, ada isu pemotongan gaji 25 persen buat pelatih dan pemain sebagai pengganti kerugian klub di Malaysia. Presiden Persatuan Pelatih Sepak Bola Malaysia, B Sathianathan, menyebut kalau usulan itu sama sekali tak masuk akal.

Keputusan liga ditunda menurutnya bukan alasan untuk tak melunaskan pembayaran gaji pemain dan pelatih. Klub tak perlu khawatir karena sebenarnya liga hanya ditangguhkan bukan dihentikan.

“Saya rasa bukan ide yang bagus kalau gaji perlu dipotong karea tak ada pertandingan. Memang, saat ini tak ada pertandingan, tetapi jumlah laga tetap 22,” ungkap Sathianathan dikutip Berita Harian Malaysia.

Mungkin, kata dia, bulan ini tak ada laga. Tetapi, setelah liga lanjut nanti tentunya akan ada terobosan-terobosan yang dilakukan FAM bersama operator kompetisi.

“Lagi pula tak masuk akal kalau tim hanya bergantung kepada pemasukan tiket. Karena berdasarkan program ekonomi Liga Malaysia musim ini, tim harusnya punya dana cadangan untuk mengurus skuatnya,” papar dia.

Sebelumnya, usulan pemotongan gaji 25 persen disuarakan oleh wakil klub UiTM, Mohd Sadek Mustafa. Hal itu karena tim-tim Malaysia bergantung kepada pemasukan tiket. Kalau tak ada liga, tentu tak ada uang yang masuk.

Liga Super MalaysiaMalaysia Super LeagueVirus Corona