Payet Lanjutkan Kutukan Buruk Sentuh Piala di Final

4,731

Football5Star.com, Indonesia – Kegagalan Olympique Marseille mengangkat gelar Liga Europa sejatinya sudah tercium ketika kedua tim memasuki lapangan. Pasalnya, kapten mereka, Dimitri Payet, terlihat menyentuh piala saat menuju ke lapangan.

Tidak ada yang salah memang dengan cara Payet tersebut. Namun, jika berbicara sejarah, persoalan bisa jadi berbeda.

Dalam sepak bola, hal-hal yang mengandung mitos masih sangat kental terasa. Salah satunya adalah soal kutukan yang terus berulang, dan ini pula yang dilakukan Payet pada laga yang berlangsung di Groupama Stadium tersebut.

Ia melanjutkan kutukan bagi setiap pemain yang menyentuh piala sebelum laga final dimulai. Mantan bintang West Ham United itu mengulang cerita pemain-pemain ternama seperti Gennaro Gattuso, Santiago Canizares, Kaka, dan lainnya.

Football5star
@brfootball

Kaka dan Gattuso menyentuh piala pada final Liga Champions 2005 melawan Liverpoool. Alhasil klubnya ketika itu, AC Milan, takluk di adu penalti. Sedangkan Canizares yang melakukan hal sama di final 2001 harus menangis diakhir laga setelah dipecundangi Bayern Munich.

Banyak pemain yang sadar bahwa menyentuh trofi di laga final adalah sebuah kesialan yang harus dihindarkan. Hal ini juga diakui bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo. “Saya tidak pernah menyentuh piala sebelum masuk lapangan, itu membawa sial,” imbuhnya beberapa waktu lalu.

Kutukan menyentuh trofi yang dilakukan Payet nyatanya bukan hanya dirasakan Marseille, tapi sang pemain juga kena dampak negatifnya. Ia harus mengakhiri laga sebelum babak pertama usai karena mengalami cedera.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.