Liga Indonesia: Striker Kelahiran Jerman Resmi Jadi Marquee Player PBFC

Football5star.com, Indonesia – Teka-teki marquee player Pusamania Borneo FC (PBFC) akhirnya terjawab. Dia adalah striker Timnas Selandia Baru kelahiran Jerman, yang pernah tampil di Piala Dunia 2010, Shane Smeltz.

Seperti diungkapkan Presiden Klub Nabil Husein Said Amin, usai laga persahabatan melawan Nitro FC dan laucnhing tim di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (8/4), Borneo FC sudah resmi meminang Shane Smeltz.

“Kami resmi mendatangkan Shane Smeltz sebagai marquee player. Senin (10/4) dia mulai bergabung dengan tim. Ini baru beberapa jam yang lalu, negosiasi sudah selesai antara saya dan agennya,” ujar Nabil dilansir laman resmi Borneo FC.

Shane Smeltz memiliki postur setinggi 185 centimeter, cukup ideal sebagai seorang striker. Meski namanya tidak lebih populer ketimbang duo Persib, Michael Essien dan Carlton Cole, atau rekrutan anyar Madura United, Peter Odemwingie, Shane Smeltz tetap berhak menyandang status marquee player.

Pasalnya, dia pernah tampil pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Pemain berusia 35 tahun ini pun telah mencatatkan 53 penampilan dan 24 gol bersama timnas Selandia Baru. Salah satu golnya diciptakan ke gawang Italia pada Piala Dunia 2010.

Shane Smeltz pernah bermain di beberapa klub Liga Australia seperti Sydney FC dan Perth Glory. Dia pun pernah memperkuat klub asal Malaysia, Kedah FC. Terakhir dia memperkuat Wellington Phoenix FC sebelum diboyong Borneo FC.

“Dia memang pemain yang tim ini butuhkan. Pelatih butuh satu striker lagi pendamping Lerby. Kami menilai Shane cocok untuk berduet dengan Lerby,” ungkap Nabil.

Pemain bernama lengkap Shane Edward Smeltz ini juga pernah membela tiga klub Inggris, yakni Mansfield Town, AFC Wmbledo, dan Halifax Town, pada periode 2005-2007.

Borneo FC tak menyebutkan berapa harga yang harus dibayar untuk menggunakan jasa Shane Smeltz. Namun, dilansir Transfermarkt, market value pemain kelahiran Goeppingen, Jerman ini, mencapai 500 ribu euro atau sekitar Rp 7,1 miliar.

Comments
Loading...