Arema FC Berjanji Tanggung Biaya Pengobatan Korban Kericuhan

257

Football Live Star
Football5star.com, Indonesia – Kericuhan mewarnai pertandingan Liga 1 2018 antara Arema FC dengan Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (15/4/2018) malam. Akibatnya, lebih dari 200 orang menjadi korban.

Menurut laporan, seperti dikutip Football5star.com dari wearemania.net, sebagian besar korban tersebut mengalami luka ringan sehingga hanya menjalani rawat jalan. Ada pula yang mengalami luka sedang sehingga terpaksa dirawat di beberapa rumah sakit.

Manajemen Arema FC tak mau lepas tangan mengenai persoalan tersebut. Mereka berjanji akan menanggung biaya pengobatan seluruh korban, sebagai bentuk pertanggungjawaban.

Selain mendirikan posko pengaduan, manajemen juga mendatangi beberapa rumah sakit di mana Aremania dirawat. Mereka berkunjung ke RS Wava Husada, RSUD Kanjuruhan, RS Hasta Husada, RS Teja Husada, RS Ben Mari dan Puskesmas Gondanglegi.

“Semua biaya pengobatan korban insiden ini ditanggung oleh manajemen Arema, baik korban yang rawat jalan atau rawat inap. Jadi, misal ada yang sudah membayar sendiri, bisa datang ke kantor Arema untuk mengklaim dengan membawa bukti-bukti pembayaran serta fotocopy KTP atas nama korban,” ujar Media Officer Arema, Sudarmaji.

wearemania.net

Pihak manajemen klub berjulukan Singo Edan tersebut tak cuma sekadar mengganti biaya pengobatan. Mereka akan terus memantau para korban hingga benar-benar pulih dari apa yang dialami.

“Bahkan, untuk yang masih sekolah pun akan kami berikan surat pernyataan dan izin dokter untuk rawat inap. Ini bukan pencitraan, tetapi merupakan perhatian kami pada urusan kemanusiaan,” tambahnya.

Insiden tersebut terjadi menjelang laga yang berakhir imbang 2-2 itu usai. Para suporter tuan rumah masuk ke lapangan sehingga kericuhan tak terhindarkan.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.