Dituding Sengaja Lukai Aremania, Ini Kata Kapolres Malang

 

Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Isu soal penembakan gas air mata yang sengaja dilakukan Polisi ke tribun penonton dibantah oleh Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung. Dia mengklaim tak ada anggotanya yang sengaja menembakkan barang tersebut langsung ke tempat duduk suporter saat pertandingan Arema VS Persib di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (15/4/2018).

Menurutnya, tindakan tersebut sama saja dengan memancing kerusuhan. Meski mengakui adanya penembakan gas air mata, namun ujung mengaku itu diarahkan ke sentelban. Pasalnya, pihak kepolisian tak mampu menahan gelombang Aremania (Pendukung Arema, Red) yang turun ke lapangan.

“Yang ricuh kemarin kan hanya sebagian kecil saja, yang lain kan tenang. Mana mungkin polisi membubarkan orang yang tenang. Menurut anggota, tembakan diarahkan ke sentelban, pada suporter yang coba merangsek ke dalam,” ucap Untung seperti dikutip Football5star dari Wearemania.net, Selasa (17/4/2018).

Akibat dari gas air mata tersebut, banyak korban berjatuhan dari Aremania akibat berhimpitan setelah dilanda kepanikan. Menurut Wearemania.net ada sekitar 214 orang yang harus menjalani perawatan akibat insiden tersebut.

Kejadian tersebut disinyalir terjadi akibat buruknya permainan Arema dan kinerja wasit yang memimpin jalannya pertandingan, Handri Kristanto. Laga tersebut berakhir dengan skor 2-2 untuk kedua tim.

Comments
Loading...