Drama Final Liga Champions 2005 Terulang di Stadion Teladan

Football5star.com, Indonesia – Drama terjadi di Stadion Teladan Medan dalam pertandingan antara PSMS menghadapi Madura Uniterd pada pekan ke-32 Liga 1, Sabtu (17/11/2018). Enam gol terjadi dari pertandingan tersebut dan tak menghasilkan pemenang.

Madura United sejatinya mampu unggul terlebih dahulu lewat gol yang diciptakan oleh Munhar pada menit ke-30. Tak lama kemudian pada menit ke-35 giliran Asep Berlian yang membobol gawang PSMS setelah berhasil lepas dari kawalan pemain lawan.

Gol tersebut seolah-olah membuat mental para pemain tim tuan rumah runtuh. Akibatnya lima menit jelang turun minum Kiper PSMS, Abdul Rohim memungut bola dari gawangnya untuk yang ketiga kalinya.

Saat turun minum PSMS kalah 0-3 dari tamunya asal Pulau Garam tersebut. Kendati demikian di babak kedua tim besutan Peter Butler tersebut mampu menciptakan keajaiban.

Baru satu menit berjalan di babak kedua, Frets Butuan sudah mengagetkan Madura United dengan golnya. Selang tujuh menit kemudian publik di Stadion Teladan Medan bergemuruh setelah gol dari Antoni Putro Nugroho membuat PSMS mengejar skor menjadi 2-3.

Bak drama final Liga Champions 2005 lalu antara Liverpool vs AC Milan di Stadion Ataturk Istanbul, PSMS kemudian menyamakan kedudukan pada menit ke-59. Kali ini penyerang asing mereka Felipe Martins sukses menjadi pahlawan dengan golnya tersebut.

Hasil imbang 3-3 tersebut bertahan hingga akhir pertandingan. Tambahan satu poin itu justru membuat PSMS turun ke dasar klasemen sedangkan Madura United tertahan di peringkat ketujuh.

Susunan Pemain:

PSMS Medan: 20 Abdul Rohim; 83 Alexandros Tanidis, 13 Danie Pratama, 7 Roni Fatahilah, 88 Muhammad Alwi Slamat; 8 Abdul Aziz, 98 Fredyan Wahyu Sugiyantoro, 24 Legimin Raharjo, 99 Rachmad Hidayat; 90 Felipe Martins, 21 Frets Butuan

Cadangan: 26 Ahmad Fauzi, 6 Gusti Sandria, 4 Reinaldo Lobo, 5 Donni Dio Hasibuan, 53 Erwin Ramdani, 78 Shohei Matsunaga, 17 Antoni Putro Nugroho

Pelatih: Peter Butler

Madura United: 88 Satria Tama; 6 Andik Rendika Rama, 4 Asep Berlian, 15 Fabiano Beltrame, 2 Guntur Ariyadi; 12 Muhammad Rifad Marasabessy, 5 Munhar, 21 Mahamadou Samassa; 23 Bayu Gatra, 8 Milad Mansoor Zanidpour, 29 Zah Rahan

Cadangan: 77 Hery Prasetyo, 66 Junda Irawan, 80 Tanjung Sugiarto, 18 Irsan Rahman Lestaluhu, 16 Rizky Dwi Febrianto, 7 Engelberd Sani, 19 Imam Bagus Kurnia

Pelatih: Gomes de Oliveira

Comments
Loading...