Ini Faktor Kegagalan Egy Maulana Vikri Merumput Di Prancis

Football5star.com, Indonesia – Bukan sebuah rahasia jika bintang muda sepak bola Indonesia, Egy Maulana Vikri diincar beberapa klub Eropa sebelum bergabung bersama Lechia Gdansk. St. Etienne, klub asal Ligue 1 pernah menjadi labuhan pemain Timnas U-23 Indonesia meski hanya berstatus trial.

Namun, umur Egy di St. Etienne tak berlangsung lama. Faktor komunikasi dia akui sebagai penghambat dirinya gagal mentas di Ligue 1. Padahal, Foot01, salah satu media asal Prancis beranggapan bahwa sang pemain sudah banyak berbicara tentang kualitasnya saat trial.

“Selama tujuh hari saya berada di St Etienne, mereka ingin menghentikanku di sana.Tapi saya merasa sesuatu yang tidak enak,” ungkap Egy dikutip dari sport.se.pl, Selasa (13/3/2018).

“Saya tidak betah di sana. Mereka mengatakan sesuatu kepada saya di ruang ganti, dan saya tidak mengerti apa-apa. Saya akan akur dalam bahasa Inggris, tapi tidak jika berbahasa Prancis,” sambungnya.

Hal tersebut yang membuat dirinya ingin kepada manajernya untuk mencarikannya klub lain. Polandia, klub di mana Lechia Gdansk berasal jadi destinasinya saat ini. Egy turut bangga bisa bergabung klub tersebut karena menurutnya Polandia merupakan salah satu kekuatan sepak bola di Eropa.

Egy mulai diperkenalkan kepada publik sebagai pemain Lechia Gdansk, kemarin (12/3/2018). Dirinya akan menggunakan nomor 10 dan baru bisa akan bermain musim depan.

 

Comments
Loading...