Jamu Yangon, Bali United Akan Lakukan Rotasi

286

Football5star.com, Indonesia – Bali United akan melakoni laga pertama penyisihan Grup G di Piala AFC 2018 dengan menjamu wakil Myanmar, Yangon United, di Stadion Kapten I Wayan Dipta,  pada  Selasa (13/2/2018).

Laga kali ini sebenarnya kurang ideal untuk tim Serdadu Tridatu lantaran baru saja selesai melakoni laga semifinal pertama Piala Presiden 2018 di markas Sriwijaya FC hari Minggu (11/2/2018).

Kendati demikian, pelatih kepala Bali United, Widodo Cahyono Putro, mengatakan tidak akan mengeluh dengan situasi yang ada saat ini. Dirinya memilih untuk fokus melakukan beberapa rotasi pemain agar tim asuhannya tetap dalam kondisi bugar.

“Pastinya akan ada rotasi di beberapa posisi mengingat jadwal pertandingan kami yang padat. Kami memiliki 35 pemain dan kami akan merotasi beberapa pemain di pertandingan besok. Kami juga baru saja tiba dari Palembang tapi kami berharap kondisi pemain tetap bugar untuk pertandingan besok,” kata Widodo.

Terkait kekuatan Yangon United, Coach Widodo mengaku tetap respect dengan calon lawannya tersebut. Dirinya mengatakan bila setiap tim yang mewakili negaranya masing-masing pastinya merupakan tim yang memiliki kualitas bagus.

“Pastinya setiap tim yang bermain mewakili negaranya adalah tim terbaik. Itu juga jadi alasan mengapa kami tidak ingin meremehkan mereka. Saya juga tekankan ke semua pemain untuk selalu menunjukkan yang terbaik di setiap pertandingan. Itu menjadi salah satu bentuk motivasi kami. Sebelum peluit tanda pertandingan selesai, kami akan terus berusaha maksimal,” kata Coach Widodo.

Mengenai intruksi khusus untuk pertandingan besok, Coach Widodo mengaku sudah mengantongi kekuatan tim Yangon United dari video rekaman pertandingan. Ia juga sudah mengantongi siapa saja pemain yang wajib diwaspadai di laga besok.

“Kami sudah melihat bagaimana cara bermain mereka dari video pertandingan. Di tim mereka juga ada beberapa pemain timnas Myanmar. Mereka juga memiliki beberapa pemain asing dengan kualitas diatas pemain-pemain lokal mereka. Itulah yang musti kami waspadai,” jelas Widodo.