Football5star
Berita Sepak Bola Terkini Terlengkap Football5star.com

Choirul Huda Meninggal Dunia, Ini Kata Dunia

344

Football5star.com, Indonesia – Kabar mengenai meninggalnya kiper Persela Lamongan, Choirul Huda, mendapat perhatian dari publik dunia. Berbagai media kabar asing berama-ramai membahas insiden yang menimpa penjaga gawang kelahiran 1979 tersebut.

“Sepak bola Indonesia berduka atas meninggalnya Choirul Huda, kiper kawakan serta kapten dari tim Persela Lamongan FC setelah bertabrakan dengan rekan setimnya di kandang sendiri,” tulis Telegraph. 

Kemudian Dailymail, tidak ketinggalan memberitakan pemain yang bercita-cita menjadi pelatih kiper di Persela saat pensiun tersebut.  “Indonesia dikejutkan dengan meninggalnya salah satu kiper ikonik mereka, Choirul Huda, yang mengalami insiden tabrakan dengan rekan setimnya di akhir babak pertama melawan Semen Padang,” tulis mereka.

Choirul Huda (dailymail.co.uk)
Dailymail memberitakan meninggalnya Choirul Huda

Sementara itu, salah satu pengamat sepak bola Indonesia, Anthony Sutton, memuji dedikasi yang ditunjukkan oleh Huda selama kariernya di Persela. Kepada BBC, Sutton mengatakan almarhum adalah pribadi yang selalu bersyukur dan tidak pernah mengeluh mengenai apa pun.

“Dia telah menjalani karier impiannya bersama Persela yang merupakan tim asal daerahnya. Ia bangga atas seragam yang dikenakan dan sangat mencintai kota kelahirannya. Huda telah menjadi seorang legenda. Ia sangat menikmati pekerjaannya,” ungkap Sutton dikutip BBC.

telegraph.co.uk

Tak cuma di Inggris, kabar duka juga menyebar di beberapa negara lain seperti Spanyol (Marca dan As), Jerman (Bild), Amerika Serikat (Washington Post), Italia (La Gazzetta dello Sport), dan banyak lagi.

Meninggalnnya Huda mengejutkan para pecinta sepak bola Indonesia, khususnya pendukung Persela. Usai bertabrakan dengan rekan setimnya, Ramon Rodrigues pada lanjutan Liga 1 melawan Semen Padang, ia langsung dilarikan ke RSUD dr Soegiri. Tim dokter sempat memberinya perawatan dengan memasukkan alat bantu pernafasan permanen. Namun, kiper berusia 38 menggembuskan nafas terakhirnya pada pukul 16.45 WIB.