Mario Gomez Sudah Maafkan Pelaku Pelemparan

0 244

Football Live Star
Football5star.com, Indonesia – Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez, menjadi korban kebrutalan suporter Arema FC dalam laga pekan keempat Liga 1 2018 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (15/4/2018). Dia terkena lemparan oknum suporter sehingga mengalami luka di bagian kanan dahi.

Insiden itu terjadi menjelang laga usai. Sejumlah suporter menyerbu ke lapangan sehingga laga sempat tertunda sebelum wasit memutuskan untuk mengakhirinya lebih cepat. Dalam momen tersebut, terjadi lemparan ke bench Persib yang membuat Mario Gomez menjadi korban.

Diduga pelatih asal Argentina tersebut terkena lemparan benda keras. Setelah itu, pria berusia 61 tahun tersebut mendapatkan perawatan dari tim dokter Persib.

Gomez mengaku kondisinya baik-baik saja dan dia enggan mempersoalkan insiden yang menimpa dirinya. Bahkan, Gomez mengaku sudah memaafkan suporter yang melakukan tindakan tidak terpuji itu.

“Saya sudah memaafkan mereka (oknum suporter di Kanjuruhan). Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi dalam setiap momen. Mungkin ke depannya saya harus lebih memahami lagi,” ujar Gomez seperti dikutip Football5star.com dari situs resmi Persib, Senin (16/4/2018).

mario gomez (vikingpersib.co.id)

“Sudah tidak apa-apa. Beruntung ini hanya luka kecil saja. Tetapi jujur, ini yang pertama kali bagi saya selama berkarier di dunia sepak bola. Saya rasa ada orang yang melempar batu dari atas sehingga menyebabkan luka,” lanjutnya.

Meski begitu, Gomez tetap tidak membenarkan kekerasan yang terjadi di dunia sepak bola. Dia berharap, khususnya semua suporter di Indonesia, agar bisa memiliki cara yang lebih baik dalam memberikan dukungan terhadap tim kesayangannya.

“Hal seperti ini tidak bisa terjadi terus menerus dalam sepak bola. Jangan lakukan kekerasan, itu sangat merugikan tim kalian. Jika kita bisa memahami setiap hasil, baik itu menang, seri atau kalah, sepak bola akan menjadi terasa lebih indah,” ungkapnya.