Menpora: Kematian Suporter Tanggung Jawab PSSI

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, menilai bahwa Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) harus bertanggung jawab atas bertambahnya korban jiwa akibat aksi kekerasan dalam sepakbola nasional. Ia pun mendesak PSSI selaku regulator dan PT Liga Indonesia baru selaku operator liga untuk mencari solusi.

Sejak kompetisi sepakbola profesional Indonesia bergulir pada 2008, total sudah ada 49 korban meninggal dunia. Yang terakhir adalah Harlingga Sirila. Ia meninggal akibat dikeroyok di kawasan Stadion Gelora Bandung Lautan Api menjelang laga lanjutan Liga Indonesia antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta pada Minggu (23/9) kemarin.

RIP Haringga Sirila Viking Persib Jakmania Tewas Persib vs Persija_Football5star_vikingpersib
vikingpersib

Oleh sebab itu, Menpora memutuskan untuk menghentikan kompetisi selama dua pekan untuk turut berbelasungkawa kepada keluarga korban. Ia juga meminta agar PSSI, PT LIB, klub, panitia pelaksana, hingga para suporter melakukan intropeksi dan pembenahan secara menyeluruh.

“Ini adalah kejadian luar biasa. Butuh upaya luar biasa, tegas, berani, dan menegakkan segala regulasi yang berlaku dari PSSI. Jangan hanya berbentuk sanksi dana. Rantai kekerasan dan kebencian ini harus segera diputus,” tutur pria asal Bangkalan tersebut dalam konferensi pers yang digelar di kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga pada Selasa (25/9).

“Kami dari pihak pemerintah juga akan melakukan evaluasi selama dua minggu kedepan. Kita nantikan bersama-sama upaya konkrit dari PSSI. Tanggung jawab jelas ada di PSSI,” lanjut Menpora.

Menpora menegaskan tidak akan ragu untuk mengambil keputusan jika PSSI gagal memberikan sanksi yang kontret.

Comments
Loading...