Pelatih Persib Kecewa Dengan Kepemimpinan Wasit

603

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez, menilai tim asuhannya seharusnya bisa meraih kemenangan saat menghadapi Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Minggu (15/4/2018). Tapi kepemimpinan wasit yang mengecewakan membuat anak asuhnya terpaksa bermain imbang 2-2.

Maung Bandung sempat unggul 2-1 ketika Ezechiel N’Douassel berhasil mencetak gol di menit 78. Namun, mereka gagal mempertahankan keunggulan saat Balsa Bozovic berhasil menyamakan kedudukan di menit 86.

Dalam pengamatan pelatih asal Argentina itu, Persib layak menang atas Arema. Beberapa kali Gomez melihat anak asuhnya dirugikan oleh keputusan wasit. Salah satuya ketika Jonathan Bauman tidak mendapat hadiah penalti setelah dijatuhkan bek tuan rumah, Arthur Cunha Da Roccha.

“Saya kira, kita bisa mendapat penalti saat Bauman dijatuhkan. Mungkin kita bisa menang 3-1. Tapi hasil akhir justru imbang,” kata Gomez, seperti dikutip Football5star.com dari laman resmi Persib, Minggu (15/4/2018).

persib.co.id

Sementara itu, mantan pelatih Johor Darul Takzim ini menyayangkan gol kedua Singo Edan yang dicetak Bozovic jelang akhir pertandingan. Menurutnya, gol tersebut seharusnya tidak terjadi andai para pemain belakang memiliki pengalaman yang lebih baik.

“Kita butuh pengalaman lebih. Sebab, gol terakhir mereka berawal dari kurangnya pemahaman, pengalaman dari beberapa pemain kita,” tutup Gomez.

Wasit akhirnya menghentikan laga ketika menyisakan satu menit lagi. Masuknya Aremania ke dalam lapangan membuat pertandingan klasik ini tidak bisa dilanjutkan. Akibat insiden tersebut, Gomez menjadi salah satu korban ketika terkena lemparan botol yang membuat kepalanya berdarah.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.