Pelatih Semen Padang: Hengky Ardiles Sulit Tergantikan

Football5star.com, Indonesia – Kapten Semen Padang, Hengky Ardiles memutuskan untuk gantung sepatu usai membawa tim mereka menjadi runner up Liga 2 dan lolos ke Liga 1 musim depan. Akan tetapi keputusannya tersebut masih mendapatkan pertimbangan dari pihak klub.

Seusai partai final Liga 2 menghadapi PSS Sleman di Stadion Pakansari Bogor, Selasa (4/12/2018) Pelatih Semen Padang, Syafrianto Rusli menimbang-nimbang keputusan Hengky Ardiles. Ia menyebutkan bahwa kehadiran pemain berusia 37 tahun tersebut masih dibutuhkan oleh timnya.

Syafrianto Rusli menceritakan bahwa di Liga 2 musim ini Hengky Ardiles kerap dibangkucadangkan karena usia yang tak lagi muda. Akan tetapi beberapa kali ia tak puas dengan pemain muda yang diturunkannya memainkan peran sang Kapten.

“Mengenai Hengky artinya kita punya rencana lain. Dia sudah kita sekolahkan (kursus kepelatihan). Kalau tidak salah di Liga 1 kita akan banyak memiliki tim mulai dari level junior,” kata Syafrianto Rusli saat sesi jumpa awak media.

“Di awal musim kami lebih banyak cadangkan dia. Mungkin di pertandingan terakhir (final) saya pikir kita butuh pengalaman dan kepemimpinan dia,” sambungnya.

Saat menghadapi PSS Sleman, Hengky Ardilles tampil selama 90 menit. Akan tetapi ia gagal membawa Semen Padang memenangkan pertandingan tersebut setelah kalah dengan skor 0-2.

Meski demikian Kabau Sirah sudah dipastikan lolos ke Liga 1 musim depan. Dua tim lainnya yang berhasil lolos ke kasta tertinggi adalah PSS Sleman dan Kalteng Putra.

Comments
Loading...