Pernyataan Arema FC soal Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

0 169

Football5star.com, Indonesia – Panitia pelaksana pertandingan Arema FC mengaku bakal bertanggung jawab atas kerusuhan di Stadion Kanjuruhan dalam laga melawan Persib Bandung, Minggu (15/4/2018). Itu diutarakan oleh media officer Arema, Sudarmaji.

Pada laga yang berkesudahan 2-2 tersebut, sekelompok Aremania mencoba masuk ke lapangan pada menit 92. Kendati sempat dihalau oleh petugas keamanan di Stadion, jumlah yang lebih banyak muncul dari tribun timur yang lepas dari pantauan.

Kedua kesebelasan yang sebelumnya berdiri di pinggir lapangan pun terpaksa menyelamatkan diri ke ruang ganti ketika melihat ratusan Aremania memasuki lapangan. Tapi nahas bagi Mario Gomez karena kepalanya terkena lemparan dari tribun.

Kepala pelatih asal Argentina ini pun bocor hingga mengeluarkan darah di ruang ganti dan membuatnya harus menerima pengobatan dari tim medis. Besar kemungkinan pihak tuan rumah akan terkena sanksi dari PSSI atas kejadian memalukan tersebut.

“Kami sudah menyiapkan empat barracuda (kendaraan taktis polisi, red) demi keamanan Persib hingga ke hotel dan kami akan bertanggungjawab atas kejadian ini dan bersyukurnya, mereka bisa menerima situasi ini,” ucap Sudarmadji melalui keterangan resminya.

“Secara sosialisasi kami sudah melakukan koordinasi dengan pemangku kepentingan kemanan terkait kejadian ini. Saat ini mereka juga tengah melakukan evakuasi terhadap korban yang kebanyakan wanita karena panik.

“Pihak rumah sakit di dekat stadion juga sudah berdatangan menangani korban yang membutuhkan penanganan serius. Intinya, siapa pun korban yang terkena insiden ini akan segera ditolong dengan penanganan yang cepat,” tandasnya.