Sejarah Panjang Sepak Terjang Vigit Waluyo di Sepak Bola Indonesia

Football5star.com, Indonesia – Nama Vigit Waluyo mendadak tenar usai mantan runner pengaturan skor, Bambang Suryo, mengungkap namanya sebagai salah satu mafia kelas kakap di kancah sepak bola Indonesia. Tapi siapa sebenarnya sosok Vigit ini dan bagaimana sepak terjangnya di kompetisi tanah air?

Banyak orang yang baru mengenal Vigit setelah mendengar pengakuan Bambang di acara Mata Najwa. Tapi bagi sebagian orang namanya sudah dikenal sejak lama. Saat ini pria asal Sidoarjo tercatat sebagai pemilik klub Liga 2, PS Mojokerto Putra.

Menariknya Mojokerto Putra sempat mencuri perhatian pada delapan besar Liga 2. Pada laga melawan Aceh United itu salah satu pemain mereka diduga dengan sengaja tidak menceploskan bola lewat titik putih. Dugaan match fixing pun menguat usai sang pemain melakukan sujud syukur usai tendangannya melenceng jauh.

Vigit Waluyo Dituding Jadi Aktor Mafia Sepak Bola Indonesia
bola.net

Terkait Vigit Waluyo seperti yang dikutip Football5star.com dari Surya Malang, namanya sudah sangat dikenal di lingkungan sepak bola, terutama Jawa Timur. Darah sepak bolanya mengalir deras dari sang ayah, HM Mislan, yang pernah menjabat sebagai manajer Persebaya Surabaya.

HM Mislan juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Yayasan Arema pada 1985-1986. Sepak terjang sang ayah kemudian diteruskan Vigit. Tercatat ia pernah menjadi manajer di beberapa klub semenjana seperti Persewangi Banyuwangi, PSIR Rembang, Persikubar Kutai Barat, dan Deltras Sidoarjo.

Tidak hanya di tingkat klub, mertua mantan pemain Persebaya, Danilo Fernando, ini juga sempat merasakan kursi panas ketua PSSI Jawa Timur dalam waktu singkat sebelum posisinya digantikan La Nyala Mattaliti.

Kiprahnya di sepak bola kemudian diturunkan kepada sang putri, Ayu Sartika Virianti, yang pernah menjabat manajer Deltras beberapa tahun lalu.

Sejarah panjang keterkaitan Vigit di sepak bola tanah air ini pula yang sempat membuat pelatih Timnas U-16, Fakhri Husaini, tergelitik di acara Mata Najwa. Ketiika itu ia mengatakan tidak ada orang di lingkungan sepak bola nasional yang tidak mengenal pria yang saat ini disebut-sebut sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan.

Comments
Loading...