Liga Inggris: Bournemouth Sudah Kalah Sejak Dua Pemainnya Cedera

Football5star.com, Indonesia – Manajer Bournemouth, Eddie Howe, berkilah timnya menderita kekalahan dari Manchester City turut disebabkan cedera dua pemain pada babak pertama.

Di laga itu, Bournemouth dipaksa kalah 0-2 meski tampil di depan pendukungnya sendiri yang memadari Stadion Vitality, Selasa (14/2) dini hari WIB. Pada babak pertama, The Cherries sudah harus melakukan dua pergantian pemain akibat cedera yang menimpa Simon Francis pada menit ke-23 dan Jack Wilshere menit 45.

Kehilangan dua pemain andalannya itu sebelum jeda membuat Howe terpaksa mengubah strategi kala memasukkan Tyrone Mings dan Benik Afobe. Padahal, performa Bournemouth sejatinya tak buruk, bahkan sanggup memberi perlawanan sengit kepada Manchester City.

“Saya pikir kami telah berikan yang terbaik. Manchester City angat baik. Kami mendapat kesulitan untuk membangun momentum dan tekanan. Kami terhambat oleh cedera dua pemain di babak pertama. Kehilangan keduanya menjadi pukulan telak. Kami melakukan reorganisasi tapi akhirnya mereka terlalu baik,” jelas Howe seusai pertandingan kepada BBC Sports.

“Simon mengalami cedera hamstring dan Jack memiliki rasa sakit di pergelangan kakinya. Mudah-mudahan tidak ada yang serius,” harap Howe.

Saat berjuang untuk menyamakan skor usai Manchester City unggul lewat gol Raheem Sterling pada babak pertama, Bournemouth justru tersentak kala gawang Arthur Boruc kembali bergetar. Mings melakukan gol bunuh diri saat salah mengantisipasi bola sontekan Sergio Aguero pada menit ke-69.

“Gol kedua menjadi pembunuh dari perspektif kami, karena itu berarti mereka bisa menjaga bola relatif bebas dari tekanan. Kami bekerja sangat keras, para pemain disiplin dalam bertahan,” sesal Howe.

Howe merasa, jeda sepekan dengan adanya jadwal Piala FA akan dimanfaatka Bournemouth untuk melakukan evaluasi demi bangkit dari hasil negatif. “Kami harus positif. Kami istirahat dalam kalender Premier League dan harus kembali dalam kondisi segar dan siap berjuang untuk bertahan hidup di kompetisi,” pungkasnya.

Comments
Loading...