Liga Inggris: Sunderland Terdegradasi, Tapi Janji Bangkit Musim Depan

Football5star.com, Indonesia – Kekalahan 0-1 dari Bournemouth di Stadium of Light memaksa Sunderland mengucapkan selamat tinggal kepada Premier League. Sunderland menjadi tim pertama yang memastikan terdegradasi ke Divisi Championship.

Hasil ini tentu menjadi kepedihan bagi Sunderland. Bukan cuma menjadi kekalahan ke-500 mereka di partai kandang sepanjang sejarah Liga Inggris. Lebih pahit karena menjadi akhir perjalanan selama 10 tahun terakhir berkompetisi di kasta teratas Liga Inggris.

Saat ini Sunderland berkutat di dasar klasemen dengan 21 poin dari 34 pertandingan. Dalam empat laga sisa, mustahil bagi tim asuhan David Moyes untuk selamat dengan selisih 13 poin dari Hull City yang berada di urutan ke-17.

Nasib buruk yang menimpa Sunderland membuat posisi Moyes di kursi manajer terancam. Namun, pria asal Skotlandia itu belum mau membahas masa depannya dalam waktu dekat.

“Untuk memikirkan dan membicarakannya, sekarang terlalu cepat. Mereka mempertanyakan itu selama satu sampai dua pekan terakhir. Saya belum tahu soal itu untuk saat ini. Saya hanya ingin memastikan Sunderland kembali ke Liga Inggris,” ucap Moyes seperti dilansir Soccerway.

Moyes tak lupa meminta maaf kepad fans karena gagal memenuhi ekspektasi menyelamatkan tim berjuluk The Black Cats itu dari jeratan degradasi. Akan tetapi, mantan manajer Everton dan Manchester United itu juga menyadari kualitas Sunderland tak cukup baik untuk bersaing.

“Saya benar-benar kecewa. Ini adalah hari terburuk saya dalam sepak bola. Saya turut merasakan apa yang dirasa para pendukung. Mereka mengeluarkan segenap perasaan dan uang untuk tim dan saya ikut memahami apa yang mereka rasakan,” tutur Moyes.

“Ini adalah masalah kolektif dari atas ke bawah, tanpa menyalahkan individu manapun. Klub jauh lebih kuat daripada individu manapun. Saya tahu seperti apa tim Liga Inggris, seperti apa skuat di Premier League, dan kami telah melihat adanya kekurangan kualitas itu,” tandasnya.

Penyesalan juga disampaikan Chairman Sunderland Ellis Short. Dia juga meminta maaf karena gagal beraktivitas dengan maksimal dalam setiap bursa transfer, yang berimbas kepada situasi pelik klub sepanjang musim.

“Saya benar-benar menyesal karena kami belum bisa mempertahankan status di kasta atas. Saya menyadari bahwa selama kepemimpinan saya, telah banyak kesalahan dilakukan, terutama dalam hal rekrutmen pemain. Hasilnya, kami memosisikan diri berjuang untuk bertahan dalam musim terakhir,” sesal Short.

“Kami mengalami gangguan besar selama jendela transfer musim panas dan jumlah cedera yang belum pernah terjadi sebelumnya sepanjang musim ini. Ini adalah kesulitan yang tidak bisa kami atasi dan kami membayar harga mahal untuk itu sekarang,” sambung dia.

Meski begitu, Short belum mau membahas soal perubahan apa yang akan dilakukan di tubuh Sunderland. Termasuk mengenai nasib Moyes di kursi manajer.

“Kami perlu memperbaiki diri, baik di dalam maupun di luar lapangan, dan meski kecewa saat ini ada tekad kuat untuk melakukannya di seluruh klub. Ada pekerjaan penting yang harus dilakukan saat musim ini berakhir dan selama musim panas. Kami berniat untuk berbagi rencana untuk maju bersama para suporter,” tegasnya memungkasi.

Pada sisa musim, Sunderland masih hrus menghadapi Hull City, Swansea City, Arsenal, dan Chelsea. Sementara, posisi Sunderland di Liga Inggris sudah dipastikan menjadi milik Brighton and Hove Albion, yang merebut tiket promosi sejak pekan lalu.

Comments
Loading...