Albrighton: Lini Belakang Leicester Layak Dapat Apresiasi Lebih

144

Keberhasilan Leicester City duduk di posisi puncak klasemen sementara Premier League bukan semata lantaran kegemilangan Jamie Vardy dan kawan-kawan di lini depan. Lini belakang Leicester juga berperan besar di balik kesuksesan The Foxes sejauh ini.

Leicester yang sempat kehilangan posisi puncak klasemen pada bulan lalu kembali berhasil naik berkat performa gemilang di beberapa pertandingan terakhir. Kini mereka bahkan sukses menciptakan selisih tiga angka dengan Manchester City yang ada di posisi kedua.

Menurut gelandang Leicester, Marc Albrighton, selain kehebatan di lini depan yang mampu mencatat lima gol di dua pertandingan terakhir, ketangguhan di lini pertahanan juga jadi salah satu kunci sukses Leicester.

Mereka hanya kebobolan satu gol dari enam laga terakhir Leicester di Premier League. Kokohnya lini belakang Leicester ini pula yang menolong mereka meraup poin saat lini depan tampil kurang maksimal.

“Lini belakang adalah sosok yang patut dapat pujian dalam keberhasilan kami mencatat clean sheet dalam beberapa pertandingan terakhir. Mereka terus menunjukkan performa gemilang musim ini dan layak mendapatkan pujian,” Albrighton, dilansir Guardian.

Keberhasilan Leicester berada di puncak klasemen menurut Albrighton juga tak lepas dari sikap rileks yang ada di skuat asuhan Claudio Ranieri.

“Tidak ada satu pun pemain yang ada di skuat ini yang merasa dalam tekanan. Mungkin itu karena kami tak menyangka ada di posisi kami saat ini dan tak ada seorang pun yang menduga kami bisa ada di posisi ini,” ujar Albrighton.

Pada awal musim, target Leicester di Premier League hanyalah berjuang agar lolos dari jerat degradasi. Karena itu mereka hanya membidik 40 poin sebagai target. Kini, mereka sudah mengoleksi 50 poin.

“Bahkan bila di akhir musim nanti kami hanya mengoleksi poin seperti yang kami dapat saat ini, kami tetap menilai musim ini sebagai sebuah musim yang luar biasa. Kami hanya akan coba menikmati permainan kami dan berusaha mendapatkan posisi di klasemen semaksimal kemampuan kami.”