Soal Stadion Baru, Pochettino Belajar dari Pengalaman Arsenal

Manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino meyakini timnya berada dalam periode yang sulit menyusul rencana pembangunan stadion baru. Pochettino berharap, Spurs bisa belajar dari pengalaman Arsenal ketika merancanakan pindah ke Emirates Stadium dari Highbury.

Spurs bakal mendirikan markas baru yang letaknya tidak jauh dari White Hart Lane pada musim 2018-19 mendatang. The Lilywhites dikabarkan mengucurkan dana fantastis mencapai 400 juta pounds untuk pembangunan stadion anyarnya.

Pochettino berharap, Spurs bisa belajar dari pengalaman Arsenal. Rival sekota Spurs itu meninggalkan Higbury menuju Emirates Stadium satu dekade silam dan mengalami kesulitan meraih prestasi.

“Saya banyak membaca komentar Arsene Wenger mengenai periode tersulit Arsenal adalah ketika membangun stadion baru,” kata Pochettino, seperti dilansir Soccernews.

“Saya pikir Anda dan orang-orang harus tahu, ini periode yang sangat sulit bagi kami,” imbuh¬† manajer asal Argentina tersebut.

“Kami harus berhati-hati karena kami harus datang ke stadion baru dalam kondisi yang sangat baik untuk berjuang dalam semua kompetisi serta menunjukkan bahwa kami salah satu klub terbaik di dunia,” serunya.

Arsenal memakai Highbury sebagai markasnya pertama kali pada 1913. Setelah mendapatkan sponsor dari perusahaan penerbangan asal Uni Emirat Arab, Emirates, The Gunners pun membangun stadion baru yang pengerjaannya dimulai pada 2000.

Proyek pembangunan Emirates memakan waktu enam tahun. Emirates resmi dipakai sebagai stadion Arsenal pada musim 2006-07.

Sejak proyek Emirates dimulai, Arsenal masih mampu menjuarai Premier League (2001-02 & 2003-04) dan Piala FA (2002-03 & 2004-05). Usai pindah ke Emirates, anak asuh Arsene Wenger paceklik gelar sebelum akhirnya mampu menjuarai Piala FA dua musim terakhir.

Comments
Loading...