Football5star
Berita Sepak Bola Terkini Terlengkap Football5star.com

Big Sam Diserbu Para Pemain Norwich di Carrow Road

161

Laga krusial demi misi menyelamatkan diri dari degradasi antara Norwich City dengan Sunderland pada Sabtu (16/4) berlangsung panas. Dalam pertandingan pekan ke-34 Premier League itu, manajer The Black Cats, Sam Allardyce, diserbu oleh para pemain Norwich dan nyaris dikeroyok.

Gara-garanya adalah aksi manajer berjuluk Big Sam itu memicu keributan di Stadion Carrow Road. Mulanya di tengah pertandingan, pemain Norwich, Robbie Brady, mendorong pemain Sunderland, DeAndre Yedlin. Dorongan Brady rupanya begitu kencang. Sampai-sampai Yedlin terjatuh hingga menabrak papan reklame iklan yang dipasang di pinggir lapangan.

Melihat hal itu, Allardyce naik darah. Dia segera menghardik Brady. Namun, aksinya itu malah membuat para pemain The Canaries mengerubungi dan siap berkonfrontasi dengannya. Mereka mendatangi area bangku tim The Black Cats.

Insiden itu membuat keributan pecah. Laga sempat terhenti beberapa waktu. Namun, tidak ada kontak fisik yang terjadi. Meski begitu, wasit Andre Marriner dengan tegas memarahi Allardyce.

Terkait insiden tersebut, Big Sam akhirnya mengaku salah. Dia menyadari dirinya lepas kontrol.

“Saya tidak sadar masih memiliki kekuatan itu (kekuatan untuk mendorong pemain Norwich, Red.),” ujar Allardyce. “Saya sedikit terbawa suasana yang mungkin saja dalam terjadi ketika emosi dalam laga memuncak. Selain itu, ini pertandingan besar. Saya tidak tahu mengapa para pemain Norwich berlari sejauh itu (menuju area bangku tim Sunderland, Red.).”

Laga itu memang sangat vital. Kedua tim bersaing ketat untuk melepaskan diri dari degradasi. Akhirnya Sunderland menang 3-0 sehingga kini hanya berselisih satu poin dengan Norwich yang ada di peringkat ke-17 klasemen Premier League.

“Saya sedikit kecewa karena ofisial keempat tidak berusaha menghentikan para pemain Norwich yang menyerbu boks kami. Saat itu, saya melindungi boks dan pemain saya.Tapi, jelas saja saya akan melindungi pemain saya, anak buah saya,” kata Allardyce.