Cerita di Balik Kegagalan Robinho Gabung Chelsea

63

Football5star.com, Indonesia – Striker Brasil, Robinho, nyaris gabung Chelsea pada 2008 lalu. Namun, sang pemain mendadak merapat ke Manchester City. Apa yang sebenarnya terjadi?

Robinho ingin meninggalkan Real Madrid pada 2008. Saat itu, Los Blancos sudah menahannya mati-matian. Namun, Robinho tetap ingin pindah ke Chelsea dan bereuni dengan Luiz Felipe Scolari.

“Tujuan utama saya adalah pindah ke Chelsea. Scolari mengatakan saya bisa membuat perbedaan baginya, karena skuatnya, menurut dia, tidak cukup kreatif,” kata Robinho kepada FourFourTwo.

“Tapi Real Madrid telah putus dengan Chelsea. Mereka tidak suka Chelsea menjual jersey dengan nama saya sebelum kesepakatan itu dilakukan. Saya cukup yakin bahwa kesalahan ini adalah salah satu alasan utama mengapa transfer gagal, karena itu masalah kebanggaan bagi Real Madrid.”

Robinho pada akhirnya pindah ke Inggris di tahun itu. Namun, bukan ke Chelsea, melainkan Manchester City.

Getty Images

“Madrid enggan membiarkan saya pindah ke klub yang bermain di Liga Champions di musim yang sama, tapi City tidak tampil di kompetisi itu. Di City, saya pindah ke klub hebat dan mereka menyambut saya dengan cara terbaik. Saya memiliki 1,5 tahun kegembiraan di Manchester, meski kota itu jauh lebih dingin daripada Madrid!” Robinho menambahkan.

Robinho membela City pada 2008-2010. Ia tampil dalam 53 pertandingan dan melesakkan 16 gol.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.