Nasib Miris Djilobodji: Layu di Chelsea, Hingga Dipecat Sunderland

Banner Footbal Live Star-Football5star

 

Football5star.com, Indonesia – Nasib miris dialami mantan pemain Chelsea, Papy Djilobodji. Sempat digadang-gadang akan menjadi pembelian jeli The Blues 2016 lalu, ia justru tampil di bawah ekspektasi hingga akhirnya dijual ke Sunderland.

Karier Djilobodji mulai menanjak ketika memperkuat klub asal Prancis, FC Nantes sejak 2010. Skill mumpuninya kemudian tercium oleh Chelsea sampai diangkut ke Stamford Bridge seharga 7 juta euro pada 2015.

Akan tetapi, ia gagal menembus tim utama hingga dipinjamkan ke Werder Bremen. Setengah musim di klub Bundesliga itu, Djilobodji mampu tampil impresif. Ini dibuktikan dengan torehan dua gol dari 16 pertandingan. Catatan ini tentu cukup memuaskan bagi seorang bek tengah.

Di akhir musim 2015-2016, Bremen dan Chelsea gagal mencapai kata sepakat untuk mempermanenkan status pemain Senegal tersebut. Kembali ke Inggris, ia lagi-lagi gagal menggeser posisi John Terry dan Gary Cahill hingga akhirnya dipinjamkan ke Sunderland.

zimbio.com

Harapan pemain 29 tahun itu untuk bermain reguler sempat memuncak di musim pertamanya bersama Sunderland. Ia terus dipercaya pelatih ketika itu, David Moyes, sebagai bek tengah.

The Black Cats akhirnya mempermanenkan statusnya setelah menyetujui angka delapan juta pounds yang diminta Chelsea. Tapi di sini lah titik balik kariernya. Ia jadi pemain tidak terpakai di bawah asuhan Chris Coleman.

Puncaknya pun terjadi sepulangnya dari masa pinjaman di Dijon musim lalu, Ia enggan kembali ke Sunderland musim ini. Klub yang baru terdegradasi ke League One itu pun akhirnya memutuskan tidak menggaji sang pemain yang memilih cuti sementara.

Perangainya pun kian memburuk. Ia terlambat satu bulan kembali ke klub. Lalu, Djilobodji gagal menjalani tes kesehatan dan tidak bisa memenuhi pernyataan tertulis yang diminta pihak klub awal September.

Melihat perangai tersebut, Sunderland kemudian memutuskan kontrak sang pemain, yang sejatinya masih berlaku hingga 2020 mendatang.

Comments
Loading...