Football5star
Berita Sepak Bola Terkini Terlengkap Football5star.com

Data dan Fakta Menarik Tottenham vs Chelsea

256

Football5star.com, Indonesia – Chelsea berhasil menang 2-1 atas Tottenham Hotspur dalam laga lanjutan Premier League di Stadion Wembley pada Minggu (20/8/2017). Ini merupakan kemenangan pertama sang juara bertahan di Premier League musim 2017-18.

Pertandingan bertajuk Derby London tersebut berakhir secara dramatis. Chelsea unggul terlebih dahulu melalui tendangan bebas Marcos Alonso pada menit ke-24, tetapi gol bunuh diri Michy Batshuayi membuat skor menjadi imbang 1-1 delapan menit menjelang waktu normal berakhir.

Beruntung, enam menit kemudian, Alonso mampu kembali merobek jala gawang Tottenham yang dijaga kiper Hugo Lloris. Gol tersebut memastikan The Blues meraih tiga poin.

Hasil ini sekaligus mengakhiri rekor sempurna manajer Mauricio Pochettino ketika menghadapi sesama tim London (sembilan kali menang dan empat kali imbang.

BERIKUT DATA DAN FAKTA MENARIK DARI LAGA ANTARA TOTTENHAM VS CHELSEA

1. Dominan Tak Berarti Menang

Tottenham sebenarnya mendominasi jalannya pertandingan. Berdasarkan statistik yang dirilis laman resmi Premier League, mereka unggul penguasaan bola sebanyak 67,5% dan melepaskan 18 tembakan (enam tepat mengarah ke gawang).

Alih-alih, malah Chelsea yang berhasil keluar sebagai pemenang. Mereka tertekan hampir sepanjang laga dan hanya mampu mencatatkan dua tembakan ke arah gawang, tetapi dua-duanya sukses berbuah menjadi gol. Efektif.

2. Benteng Pertahanan Chelsea

Seperti yang telah dijelaskan di nomor pertama, Tottenham sebenarnya memiliki begitu banyak peluang untuk mencetak gol. Kendati demikian, mereka tidak mampu membongkar pertahanan Chelsea dengan mudah.

Berdasarkan statistik dari Squawka, dua bek The Blues, Andreas Christensen dan David Luiz, tampil sangat lugas dalam menjaga daerah pertahanan mereka. Christensen mencatatkan 100% dalam akurasi operan dan sembilan sapuan bersih, sedangkan Luiz melakukan lima tekel bersih di babak kedua.

Selain itu, pahlawan kemenangan Chelsea, Marcos Alonso, juga berperan sangat aktif di sektor kiri pertahanan. Ia memenangi semua perebutan bola dan tackle, serta mencatatkan enam sapuan bersih.

Secara keseluruhan, Chelsea melakukan 30 tackle dan 39 sapuan bersih.

3. Runtuhnya Keangkeran Kandang Tottenham

Sepanjang Premier League musim 2016-17 kemarin, Tottenham sama sekali tidak terkalahkan ketika bermain di kandang. Mereka meraih 17 kemenangan dan dua kali imbang dari 19 pertandingan.

The Lilywhites bahkan berhasil memenangi 14 laga kandang terakhir secara berturut-turut sejak bermain imbang 1-1 melawan Leicester City pada Oktober 2016.

Sebagai informasi tambahan, Tottenham sebenarnya juga tengah tidak terkalahan dalam 19 laga terakhir sebelum menghadapi Chelsea.

4. Neraka Bernama Wembley

Tentu saja, perlu dicatat bahwa seluruh catatan apik yang tertulis pada poin nomor tiga diraih oleh Tottenham ketika bermain di Stadion White Hart Lane. Kasus berbeda terjadi ketika mereka menjadikan Stadion Wembley.

Sejak musim 2016-17 lalu, Tottenham telah menggunakan Wembley sebagai kandang untuk bermain di Liga Champions. Hasilnya? Sangat tidak memuaskan. Mereka harus rela tersingkir di babak penyisihan grup karena menelan dua kekalahan dan hanya meraih satu kemenangan.

Kekalahan dari Chelsea ini semakin mengukukuhkan status Wembley yang tidak ramah bagi Tottenham. Ini merupakan kekalahan kedelapan yang mereka derita dari 10 laga terakhir di seluruh kompetisi.

5. Kutukan Harry Kane

Jika memang ada yang mau menyalahkan seorang pemain atas kekalahan Tottenham, maka Anda bisa mengarahkan jari ke arah Harry Kane. Di babak pertama saja, ia telah menyia-nyiakan enam peluang.

Secara keseluruhan, pemain asal Inggris tersebut melepaskan delapan tembakan ke gawang Chelsea. Itu merupakan jumlah tertinggi yang pernah dicatatkannya tanpa mencetak gol dalam sebuah laga Premier League.

Hanya saja, rasanya perlu dimaklumi bahwa Agustus memang bukan bulan yang bersahabat bagi peraih Sepatu Emas musim lalu tersebut. Jika tanpa menghitung laga melawan Chelsea, ia melewatkan 11 laga di bulan Agustus tanpa mencetak gol.