Fowler Sebut Empat Besar Tak Cukup untuk Liverpool

Football5star.com, Indonesia – Bagi Robbie Fowler, finis di empat besar bukan lagi tujuan dan target bagi Liverpool. Menjadi juara dan meraih gelar harus menjadi target mereka.

Liverpool terakhir kali meraih trofi pada musim 2011/2012. Mereka menjadi juara Piala Carling dengan mengalahkan Cardiff City. Trofi tersebut didapat dengan susah payah, melalui tendangan adu penalti. Dan hingga musim 2017/2018, The Red belum lagi mengangkat gelar.

“Bagi saya tidak cukup untuk finis di empat besar. Ini semata-mata karena saya bukan sosok yang akan bergembira dan merayakan kesuksesan finis di posisi keempat,” ungkap Fowler dikutip Football5star dari Sky Sport.

Kebahagiaan bagi Fowler berbeda dengan yang lain. Ia bisa berbahagia ketika bisa mengangkat trofi juara, apapun itu. Kebahagiaan ini belum tentu diterima oleh pemilik klub.

Sadio Mane - Mohamed Salah - Liverpool - Pemain Terbaik Afrika - @OfficialFPL
Twitter @OfficialFPL

“Saya pikir seorang ketua atau pemilik harus merayakannya (finis di empat besar). Bagi saya, itu sama saja merayakan sesuatu yang medioker. Saya selalu ingin memenangkan banyak hal. Saya ingin dikenang karena trofi apa yang saya menangkan,” tambahnya.

Bagi klub sebesar Liverpool, menembus empat besar bukanlah sebuah tujuan, melainkan sebuah keharusan. Ini pula yang dirasakan oleh mantan pemain Muangthong United ini.

“Saya mengerti mengapa klub senang bisa menyelesaikan musim di empat besar, tapi saya pikir klub seperti Liverpool harus melakukannya tiap musim. Ada saatnya Anda harus memenangkan trofi. tak peduli apakah itu Piala Liga sekalipun. Banyak yang meremehkannya, tapi saya memenangkannya dan itu trofi yang brilian,” pungkasnya.

Comments
Loading...