Gerrard dan Rodgers Akui Liverpool Kepepet Boyong Balotelli

Football5star.com, Indonesia – Dua manajer klub top Skotlandia, Brendan Rodgers (Celtic) dan Steven Gerrard (Rangers FC), buka suara soal Mario Balotelli. Nama terakhir sempat menjadi bagian dari klub lama dua manajer di atas yakni Liverpool.

Pemain bereputasi sulit diatur tersebut secara mengejutkan bersedia gabung ke tim dengan post-power syndrome tinggi seperti Liverpool. Kesepakatan tersebut jelas menghebohkan bursa transfer, Th Reds dianggap melakukan perjudian besar dengan mendatangkan Balotelli.

Steven Gerrard - Balotelli - Rodgers - Liverpool - Football5star
PA

Apa yang terjadi belakangan berbanding lurus dengan pemikiran para peragu. Balo gagal mengulang performanya ketika di Manchester City, bahkan Inter Milan. Dari mulai seret gol, hingga berebut tendangan penalti dengah Jordan Henderson pun mewarnai bab kariernya di klub.

Usut punya usut, Gerrard dan Rodgers sepakat soal narasi perjudian terkati pemain satu ini. Kala itu, Brendan masih memegang kendali di klub yang berdiri pada 1982 tersebut. Sejak awal, ia sudah tidak yakin terhadap kemampuan sang pemain.

“Rodgers mendatangiku dan bilang, ‘Anda harus tahu kita kehilangan beberapa target di bursa transfer. Saking tidak ada pilihan lain, kita dipaksa mendatangkan satu pemain yang sepertinya adalah perjudian, dan itu Mario’, saat itu aku hanya bisa bilang ‘uh-oh’, kata Stevie dikutip dari SportBible.

Suami dari Alex Curran tersebut sepakat dengan manajernya saat itu. Ia mengaku memang sempat mendengar sederet tingkah aneh Balotelli sebelum gabung Liverpool.

“Sebelumnya aku belum pernah bertemu dengan Mario. Tapi, aku sudah dengan berita soal kembang api di kamar mandi dan sebagainya. Bahkan, manajer sekelas Mourinho pun mengakui dia susah diatur,” pungkas Gerrard.

 

Comments
Loading...