Inikah Lima “Musuh Dalam Selimut” Di Skuat Mourinho?

Awan kelam masih menaungi Chelsea. Anak asuh Jose Mourinho bahkan harus terdampar di posisi ke-16 klasemen Premier League sementara, hanya unggul satu angka dari zona degradasi.

Itu terjadi sebagai buntut kekalahan Chelsea dari Leicester City di Stadion King Power, Senin (13/12). John Terry dan rekan-rekan dipukul tuan rumah dengan skor 1-2.

Usai pertandingan, Mourinho mengisyaratkan klub besutannya nyaris mustahil finis di posisi empat besar pada akhir musim. Bahkan, ancaman degradasi tengah membayangi The Blues seperti yang terjadi pada 1979.

Dari 16 pertandingan, Chelsea hanya mencetak 18 gol. Dari segi pertahanan, mereka menjadi yang terburuk keenam (26) setelah Bournemouth (31), Newcastle United (31), Aston Villa (30), Sunderland (30), Norwich Ciy (28).

Selain “lempar handuk” terkait peluang lolos ke Liga Champions, Mourinho mengaku merasa seperti dikhianati oleh sejumlah pemainnya. Siapa sajakah pemain yang membuat Mourinho putus asa?

1. Diego Costa
diegocosta

Ketajaman Chelsea menurun drastis musim ini. Tidak dimungkiri bahwa kinerja lini depan The Blues menjadi salah satu faktor yang memengaruhi keterpurukan prestasi Chelsea. Stok penyerang murni Chelsea hanya tiga, salah satunya Diego Costa. Jika musim lalu berhasil menjadi mesin gol Chelsea, Costa justru lebih banyak berulah dan menyia-nyiakan peluang di depan gawang lawan. Bomber asal Spanyol itu sempat dihukum FA menyusul perilaku buruknya saat melawan Arsenal. Provokasi terhadap bek Arsenal, Gabriel Paulista berujung larangan bertanding. Dia juga tidak diturunkan Mourinho ketika ditahan imbang Tottenham Hotspur tanpa gol beberapa waktu lalu. Saking frustrasinya, dia melemparkan rompi latihan ke arah Mourinho di kursi cadangan. Costa kembali dikritik usai menyindir para pemain bertahan Chelsea yang dianggapnya seperti tertidur saat dibungkam Leicester.

Selain itu, musim lalu, dari 16 laga yang dilalui di Premier League, Costa menctak 12 gol dari 30 tembakan. Dia kini baru mencetak tiga gol dari 19 tembakan. Costa mengukir satu gol dalam 368 menit berbanding satu gol tiap 91 menit pada musim lalu.

2. Cesc Fabregas

cesc fabregas chelsea zimbio

Kehadiran Fabregas usai dibeli dari Barcelona musim lalu membawa angin segar bagi Chelsea terkait kebutuhan akan playmaker. Dia menjadi jenderal lini tengah The Blues. Dalam 16 laga awal, Fabregas tampil selama 1327 menit dengan torehan satu gol serta 11 assist. Dia juga menciptakan 50 peluang dan melepaskan 1151 umpan akurat.

Berbeda dengan musim ini. Performa mantan gelandang Arsenal itu terjun bebas. Dia bermain selama 1164 menit, belum mencetak gol bahkan hanya dua kali mendalangi terciptanya gol The Blues. Peluang yang dia ciptakan juga menurun separuh dari musim lalu dan baru melepaskan 902 umpan akurat.

3. Eden Hazard

eden hazard cadangan chelsea

Performa gelandang asal Belgia itu paling disorot. Bahkan, beberapa kalangan menarik garis lurus meredupnya permainan Hazard dengan keterpurukan Chelsea. Pasalnya, dia menjadi roh permainan The Blues dalam beberapa musim terakhir. Dia pun sempat dianggap punya peranan penting saat Chelsea sukses merengkuh titel juara Premier League musim lalu.

Dalam 16 pertandingan awal musim lalu, Hazard mencetak enam gol dari 24 percobaan tembakan. Kini, Hazard belum mampu membuka keran golnya setelah melepaskan hanya 15 tembakan. Ketimbang musim lalu, Hazard juga mengalami penurunan dalam aspek dribel tuntas. Dia mencatatkan 73 dribel tuntas berbanding 48 musim ini.

4. Branislav Ivanovic

ivanovic
Kinerja sektor belakang Chelsea tidak kalah melempemnya dari lini serang. Branislav Ivanovic dianggap rentan melakukan kesalahan. Selain itu, jumlah tackle berhasil yang dicatatkan Ivanovic musim ini lebih sedikit 15 jumlahnya ketimbang musim lalu dari 16 laga yang dilalui. Koefisiennya pun menurun, dari 90 persen pada musim lalu menjadi 78 persen saat ini.

5. Oscar

Oscar

Tiga gol dan lima assist mampu diukir Oscar dari 16 laga awal musim lalu di Premier League. Kini, Oscar justru tampak kesulitan dalam menerobos pertahanan lawan. Itu terbukti dengan torehan golnya yang baru menyentuh satu gol tanpa mampu membukukan assist.

Oscar mencatatkan 654 operan akurat, namun anjlok menjadi 254 saat ini. Sebanyak 26 peluang dan 15 dribel tuntas mampu dilakukan pemain asal Brasil itu, tetapi kini hanya enam peluang dan empat dribel tuntas.

Comments
Loading...