Football5star
Berita Sepak Bola Terkini Terlengkap Football5star.com

Klopp Sangat Sabar Menanti Sturridge

124

Manajer Liverpool, Juergen Klopp, mengaku dirinya bukanlah orang yang sabar. Meski demikian, Klopp harus berlaku spesial menunggu kepulihan sepenuhnya dari Daniel Sturridge.

Sejak bergabung dengan Liverpool tiga tahun lalu, Sturridge cuma tampil di sekitar 60 pertandingan liga atau setengah dari total 116 pertandingan yang harusnya dia jalani. Itu artinya sekitar 50 persen kariernya bersama Liverpool dihabiskan di ruang perawatan.

Mulai dari cedera betis, paha, pinggul, punggung, lutut, dan tumit bergantian menerpa Sturridge sehingga tidak bisa tampil maksimal. Musim ini pun tak berbeda jauh di mana dia hanya tampil enam kali dan bikin empat gol.

Sturridge sudah absen sebulan lebih karena cedera hamstring dan dalam periode tersebut, dia sama sekali tidak ikut latihan. Belum adanya tanda-tanda kepulihan membuat Sturridge dikabarkan bakal pensiun dini.

Terkait hal tersebut, Klopp memilih tidak mengindahkannya karena dia bakal sabar menunggu Sturridge kembali pulih. Pasalnya Klopp dulu pernah merasakan hal serupa saat menangani cedera Ilkay Guendogan di Borussia Dortmund.

Guendogan bahkan sempat absen sepanjang musim 2013-14 dan hanya tampil tiga kali karena cedera punggung.

“Kami harus membuat keputusan soal apa? Saya punya kontrak 2,5 tahun lagi dan baru di sini tiga atau empat bulan. Itu bukan masalah,” ujar Klopp seperti dikutip Guardian.

“Saya punya 15 bulan bersama Ilkay Guendogan (di Borussia Dortmund) di mana kami semua harus menunggu tapi dia cedera punggung dan kami tidak punya peluang untuk memaksanya. Masalah Daniel bukan punggung tapi otot,” lanjutnya.

“Terlepas dari tanggung jawab, kami harus melakukan segalanya yang kami mampu untuk memberinya kekuatan fisik agar bisa bermain di Premier League. Kami semua tahu cukup mudah baginya ketika dia fit tapi saat ini tidak. Kami tidak bisa mengubahnya dan saya tidak berpikir untuk membuat keputusan soal dirinya saat ini.”

“Punya pemain seperti Daniel di skuat anda adalah situasi yang bagus dan ketika tidak memungkinkan untuk menurunkannya, itu bukan situasi yang bagus.”

“Kami harus sabar. Itu sejujurnya bukan kemampuan terbaik saya, tapi dalam hal ini saya tidak punya pilihan lain,” tuntas manajer asal Jerman itu.