Klopp Dapat Julukan Baru Akibat Gagal Menang

Liverpool's new German manager Jurgen Klopp poses with a team jersey after a press conference to announce his new appointment at Anfield in Liverpool, northwest England, on October 9, 2015. Klopp described his job as "the biggest challenge" in world football on October 9 following his appointment as the successor to Brendan Rodgers. Former Borussia Dortmund head coach Klopp, 48, was appointed on October 8 on a three-year contract following the dismissal of Rodgers, who was sacked October 4 after three and a half years at the club. AFP PHOTO / PAUL ELLIS RESTRICTED TO EDITORIAL USE. No use with unauthorized audio, video, data, fixture lists, club/league logos or 'live' services. Online in-match use limited to 75 images, no video emulation. No use in betting, games or single club/league/player publications.

Para fan Liverpool sempat bergembira dengan keputusan pihak manajemen klub yang menunjuk Juergen Klopp sebagai manajer baru menggantikan Brendan Rodgers. Kedatangan pelatih asal Jerman tersebut memberikan sebuah harapan untuk The Reds. Bisa dimaklumi karena Klopp punya pencapaian apik saat melatih Borussia Dortmund.

Uniknya, belum sampai sepekan melatih Liverpool, para fan sudah mulai kesal dengan Klopp. Manajer asal Jerman itu sudah mendapat cemooh dan ledekan di media sosial gara-gara gagal membawa Liverpool menang pada dua pertandingan terakhir.

Kini, sebagian fan The Reds memberikan Klopp dengan julukan “Drawgen Klopp”.  Sebutan itu muncul setelah Liverpool gagal meraih kemenangan atas Rubin Kazan pada matchday 3 penyisihan grup Liga Europa 2015-16, Jumat 23 Oktober. Saat itu, Si Merah harus puas bermain imbang 1-1.

Julukan itu dimaksudkan untuk menggambarkan performa The Reds di bawah asuhan Klopp. Pasalnya, The Reds  selalu meraih hasil imbang dalam dua laga terakhir. Menurut netizen, Klopp yang digadang-gadang sebagai penyelamat ternyata hanya manajer spesialis hasil imbang.

Sebelum menghadapi Kazan, Si Merah juga meraih hasil seri saat bertandang ke markas Tottenham Hotspur di ajang Liga Primer Inggris pada akhir pekan lalu.

Klopp tentunya  harus menebus kegagalan ini.  Oleh karena itu, ia harus bisa menyiapkan strategi jitu untuk membawa Liverpool menang saat menjamu Southampton pada pecan 10 Liga Primer Inggris, Minggu 10 Oktober. Jika kalah pada laga ini, bukan tidak mungkin Klopp akan kembali dicemooh.

BERITA TERKINI