Football5star
Berita Sepak Bola Terkini Terlengkap Football5star.com

Origi Banyak Menimba Ilmu dari Sturridge

116

Performa Divock Origi bersama Liverpool pada musim ini berkembang cukup pesat. Striker berusia 20 tahun itu bahkan sudah mampu mencetak delapan gol sepanjang musim, termasuk tiga dari dua laga terakhir. Usut punya usut, ternyata kemajuan pesat yang dialami pemuda asal Belgia itu berkat belajar dari seniornya, Daniel Sturridge.

Semenjak bermain satu tim dengan Sturridge, Origi memang mengalami perkembangan pesat dalam hal fisik dan kualitas bermain. Sekarang, tubuhnya sudah semakin berotot. Dia sadar, kekuatan fisik menjadi salah satu keharusan bagi setiap penyerang yang ingin sukses di pentas Liga Inggris.

“Ketika anda datang ke liga ini, anda menyadari keharusan memiliki fisik yang kuat karena sangat intensif. Saya datang ke sini dan melihat betapa profesionalnya semua pemain. Saya masih berusia 19 tahun. Saya baru memulai karier sepak bola pada umur 17 tahun setengah dan menyaksikan cara kerja pemain bertubuh besar sangat menginspirasi saya,” aku Origi dilansir Sky Sports.

“Saya mencoba untuk bekerja pada area itu dan saya juga berpikir betapa pentingnya bagi pesepak bola untuk meningkatkan kemampuan di setiap bagian. Saya pikir saya telah melihat perbaikan besar. Kualitas saya lebih baik ketika bergerak dan menggunakan kecepatan. Anda harus belajar bagaimana menggunakan ini,” lanjut dia.

Terkait role model yang menjadi panutannya di Liverpool, Origi tak ragu menunjuk Sturridge. Dia mengaku banyak hal yang dipelajari dari striker timnas Inggris itu.

“Saya mencoba melihat bagaimana Daniel bergerak. Dia kreatif, jadi dia punya kualitas dan talenta. Dia melangkah menjadi pemain besar. Jadi, ketika bermain dengannya, saya melihat banyak hal yang bisa saya jadikan masukan untuk permainan saya. Target saya¬†adalahmengalami kemajuan seperti halnya dia,” sebut Origi.

Origi sendiri sedianya bukan andalan utama Liverpool di sektor depan. Begitu pula Sturridge yang lebih sering berkutat dengan cedera sepanjang musim. Posisi bomber utama pada awalnya adalah milik Christian Benteke. Namun, belakangan Manajer Liverpool Juergen Klopp, mengaku siap memasang Origi dan Sturridge sebagai tandem.