Football5star
Berita Sepak Bola Terkini Terlengkap Football5star.com

Perang Dingin Pecah di Madrid

138

Situasi tidak menguntungkan tercipta di Real Madrid. Marca melaporkan telah terjadi perang dingin di internal El Real. Beberapa pemain rupanya tidak suka dengan kepemimpinan pelatih Rafael Benitez.

Marca menyebutkan para pemain yang terlibat konflik dengan Benitez adalah Karim Benzema, James Rodriguez, Jese, Sergio Ramos, dan Cristiano Ronaldo. Penyebab ketegangan antara masing-masing pemain dengan Benitez beragam. Namun, Marca melaporkan pemicunya terkait dengan kedisiplinan, hubungan personal, serta putusan taktik pelatih.

Ramos dan Ronaldo diyakini Marca sebagai pemain yang bersitegang dengan Benitez karena hubungan personal. Ramos kecewa dikritik Benitez usai pertandingan melawan Atletico Madrid pada Minggu (4/10) akibat membuat Madrid terkena hukuman penalti. Sementara itu, Ronaldo sudah tidak suka kepada Benitez yang tidak menyebutnya sebagai pemain terbaik usai dikenalkan sebagai entrenador anyar El Real.

Lain halnya dengan James dan Jese. Benitez kecewa kepada James karena tidak mengindahkan instruksinya agar kembali ke Madrid lebih cepat sepekan dari jadwal usai bermain di Copa America 2015. Sedangkan Benitez menyoroti gaya hidup Jese yang tidak disukainya.

Problem terkait putusan pelatih terjadi dengan Benzema. Striker asal Prancis ini berang karena selalu ditarik ke luar pada saat pertandingan. Benzema sempat menunjukkan kegeramannya pada laga melawan Malmo di Liga Champions dan Atletico di Divisi Primera.

Meski begitu, Marca meyakini konflik ini tidak membuat kendali Benitez di ruang ganti Madrid hilang. Kondisi di tubuh El Real tetap kondusif. Bahkan, Marca melaporkan sudah mulai ada niat dari Benitez untuk mendinginkan ketegangan. Eks pelatih Napoli itu malah membujuk para pemain agar mau berdamai dan melupakan semua masalah.

Indikasi dari langkah Benitez terlihat dari sikapnya dalam sesi latihan klub. Marca menyebutkan Benitez sudah bersikap akrab dengan Ramos. Mereka bahkan saling berbicara satu sama lain. Hal inilah yang diyakini Marca sebagai salah satu bentuk perdamaian antara Benitez dengan para pemain yang terlibat konflik dengannya.