Performa Tim Buruk, Harga Saham MU Turun

317

Manchester United mengalami penurunan harga saham ke titik terendah dalam tiga tahun terakhir. Dikabarkan bahwa ini adalah akibat dari performa buruk Red Devils sepanjang musim 2015-16 berjalan.

Sempat berada di puncak klasemen pada bulan November 2015, Man. United harus menerima nasib bahwa mereka kini berada di luar empat besar. Menempati peringkat kelima dengan total raihan 41 poin, mereka tertinggal enam angka dari Manchester City yang berada satu tingkat di atas mereka. Selain itu, skuat asuhan manajer Louis van Gaal juga telah tersingkir dari Liga Champions dan Piala Liga.

Guardian melaporkan bahwa hasil-hasil negatif yang diraih Setan Merah telah membuat harga saham mereka menurun dari 14,5 Dollar Amerika Serikat (AS) menjadi 13,86 Dollar AS per lembar. Ini merupakan penurunan terendah sejak Desember 2012. Kendati harga di Bursa Saham New York telah kembali meningkat menjadi 14 Dollar AS, para investor dilaporkan tetap merasa khawatir.

Posisi Man. United di klasemen saat ini berperan besar atas kekhawatiran para penanam saham. Mereka meragukan Red Devils bisa lolos ke Liga Champions pada musim depan.

CEO Ed Woodward akan memberikan laporan keuangan caturwulan kedua musim 2015-16 kepada para investor pada hari Kamis (11/2) mendatang. Diperkirakan para investor akan mempertanyakan kondisi klub secara langsung kepada Woodward dalam pertemuan tersebut.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.