Problem Gol Mengancam Arsenal Tersingkir Dari Liga Champions

Misi Arsenal untuk lolos ke babak 16-besar Liga Champions benar-benar sulit. Mereka mesti menang di kandang Olympiakos dengan selisih minimal dua gol. Jika melihat performa The Gunners saat ini, hal tersebut nyaris mustahil dilakukan.

Mengapa seperti itu? Data memperlihatkan Arsenal tidak pernah ngebut mencetak gol dengan cepat di Liga Champions. Padahal, agar menang dengan selisih gol minimal dua, gol dalam menit-menit awal pertandingan akan sangat membantu.

Pada musim ini, Arsenal belum pernah membuat gol pada 15 menit pertama pertandingan di Liga Champions. Gol tercepat yang mereka buat di ajang tersebut terjadi pada menit ke-29. Saat itu, Mesut Oezil membuat gol dalam kemenangan 3-0 atas Dinamo Zagreb pada Matchday V.

Kebanyakan gol-gol Arsenal malah terjadi pada babak kedua. Dari sembilan gol yang dibuat The Gunners di Liga Champions musim ini, enam di antaranta terjadi sesudah turun minum.

Kondisi serupa ternyata terjadi juga di Premier League. The Gunners boleh membuat 27 gol di Premier League 2015-16 sehingga mendapat predikat sebagai salah satu tim tertajam. Namun, hanya dua di antaranya yang diciptakan pada 15 menit pertama pertandingan.

The Gunners paling “menggila” pada menit ke-61 hingga menit ke-75. Arsenal menciptakan enam gol di Premier League dalam kurun waktu tersebut. Namun, mereka juga tetap “panas” dalam 15 menit terakhir pertandingan. Arsenal membuat lima gol pada masa tersebut di Premier League.

Fakta ini menjadi alasan The Gunners diprediksi sulit lolos ke babak 16-besar Liga Champions. Sebab, ketika butuh menang dengan selisih gol besar, kemampuan membuat gol dengan cepat akan sangat membantu.

Comments
Loading...