Rantai Makanan Sempurna di Premier League dan Liga BBVA

Persaingan klub-klub di liga elit Eropa makin kompetitif. Baru pekan ke-13, sudah tercipta ‘rantai makanan’ sempurna di tiga liga utama Eropa, Premier League dan Liga BBVA. ‘Rantai makanan’ adalah skenario dimana setiap klub berhasil mengalahkan klub lainnya di liga. Artinya, skenario sempurna ini baru bisa tercipta bila seluruh tim di liga sudah menderita kekalahan dan minimal mengecap sekali kemenangan.

Di Inggris misalkan, Leicester yang kini memimpin klasemen baru menderita satu kali kekalahan melawan Arsenal. Mereka kalah dengan skor telak 2-5 di kandang sendiri. Selanjutnya, Arsenal kalah dari WBA 2-1, The Baggies kalah dari Everton 2-3, Everton takluk dari Manchester City 0-3. The Citizen takluk dari Tottenham Hotspur 1-4, dan Spurs dikalahkan Manchester United 1-0. Ini adalah satu-satunya kekalahan The Lilywhites musim ini.

Siklus ini berlanjut karena United kalah dari Swansea. Swansea takluk dari Southampton. Lalu Soton kalah dari Stoke City. Sedangkan Stoke kalah dari Liverpool. Di Anfield, Liverpool kalah 0-3 dari West Ham, namun The Hammers kalah dari Bournemouth. Tim promosi ini takluk dari Aston Villa. The Villans yang kini ada di dasar klasemen kalah dari Chelsea, The Blues kemudian takluk dari Crystal Palace.

The Palace kalah dari Sunderland, dan Sunderland kalah dari Norwich, Norwich kalah dari Newcastle. Newcastle kemudian kalah dari tim promosi Watford. Dan akhirnya, Watford kalah dari penguasa klasemen Leicester City dengan skor 1-2 di pekan ke-12.

Tak hanya di Inggris. Siklus serupa juga terjadi di Liga BBVA pada pekan ini akibat kekalahan Real Madrid dari Barcelona di Santiago Bernabeu. Siklus ini berlanjut hingga akhirnya nanti kembali pada Real Madrid yang mampu menang dengan skor 2-1 melawan Athletic Bilbao. Di Italia, meski semua tim sudah menderita kekalahan, rantai makanan sempurna belum terjadi karena ada satu tim yang belum mencetak kemenangan, yakni Hellas Verona.

Comments
Loading...