Sagna: Emery Harus Enyahkan Budaya Santai Arsenal

186

Football Live Star Football5Star.com, Indonesia – Bacary Sagna, mantan penggawa Arsenal, menilai Unai Emery punya satu tugas mendasar begitu bertugas sebagai manajer The Gunners. Itu adalah mengubah kultur santai di antara para pemain Arsenal.

“Tim ini terlalu lembek,” urai Sagna, Selasa (12/6/2018), seperti dikutip Football5Star.com dari London Evening Standard. “Mereka tak pernah suka saling berargumentasi. Kami terlalu baik kepada satu sama lain, persis seperti sebuah persahabatan.”

Unai Emery saat berkeliling Stadion Emirates bersama CEO Ivan Gazidis.
standard.co.uk

Menurut Sagna, meskipun suasana kekeluargaan dan persahabatan adalah hal bagus, itu juga bisa menjadi kelemahan. Menurut dia, elemen kesuksesan adalah kritik.

“Untuk sukses, Anda juga sesekali harus bersikap buruk, bertengkar satu sama lain. Ini seperti di bidang lain. Jika Anda mengelola sebuah perusahaan dan berharap lebih pada seseorang, Anda harus membangkitkan orang itu,” terang pria asal Prancis tersebut.

Sagna berkisah, hal tersebut tak terlihat di Arsenal. Ada kecenderungan sikap persimif terhadap pemain-pemain yang tak tampil bagus atau jadi biang kekalahan.

“Kami senang memberikan segalanya untuk satu sama lain. Namun, ketika ada yang tak menunjukkan kerja 100 persen, kami tak menyalahkan mereka,” tanda dia lagi.

Untuk mengubah kultur itu, Emery butuh ketegasan kepada para pemain. Apalagi banyak pemain muda di skuat Arsenal. Di samping itu, menurut dia, The Gunners pun butuh kepemimpinan.

“Mereka benar-benat membutuhkan kepermimpinan,” ujar pria berumur 35 tahun tersebut. “Saya tak bicara soal kualitas dan skill, tapi tentang sikap dan perilaku. Sangat penting bagi setiap tim untuk memiliki pemain-pemain bermental juara. Merekalah yang bicara saat ada masalah dan membangkitkan para pemain.”

Sagna yakin, tanpa perubahan budaya di ruang ganti, Arsenal tak akan ke mana-mana. Emery akan kesulitan membawa kembali The Gunners ke Liga Champions.