Sarri Kecewa dengan Cara Main Chelsea di 30 Menit Akhir

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Setelah Chelsea dipaksa bermain imbang 2-2 dengan Manchester United, Maurizio Sarri tampak tak puas. Kepada media, manajer asal Italia itu menyebut bahwa Chelsea bermain tak sesuai instruksinya di babak kedua. Ia juga mengkritik respons pemainnya ketika kedudukan imbang 1-1.

“Saya selalu ingin 3 poin di setiap pertandingan yang saya jalani. Hari ini, saya bahagia dengan cara main tim saya, tapi hanya selama 60 menit. Setelah skor imbang 1-1, kami tidak bermain dengan gaya main kami seperti biasa,” ujar Sarri dikutip dari situs resmi klub.

Sarri Chelsea

Di laga ini sendiri, The Blues unggul lebih dahulu setelah Antonio Ruediger membobol gawang David de Gea di babak pertama. Namun di babak kedua, segalanya menjadi pelik bagi tuan rumah. United mengejar lewat gol Anthony Martial di menit ke-55. Setelahnya, organisasi permainan tuan rumah memburuk dan membuat Martial sukses membawa tim tamu unggul di menit ke-73.

Performa Chelsea setelah menit ke-60 sendiri sangat dikritik oleh Sarri.

“Kami mulai bermain dengan bola-bola panjang di 30 menit akhir. Itu bukan apa yang saya inginkan. Saya ingin kami bermain bola-bola pendek untuk membongkar pertahanan lawan. Saya sangat kecewa dengan apa yang kami mainkan di 30 menit akhir tersebut,” tegas sang manajer lagi.

Ketika ditanya oleh wartawan terkait keributan antara asistennya, Marco Ianni, dengan Jose Mourinho, Sarri mengaku tidak tahu. Tapi, ia juga menyebutkan bahwa ia kecewa dengan respons asistennya yang menurutnya berlebihan.

“Sejujurnya, saya tidak melihat insiden antara Marco (Ianni) dengan Jose (Mourinho). Saat itu, saya berdiri membelakangi bangku pemain United. Saya sudah membahas ini dengan staf dan ya, saya sangat kecewa dengan respons staf kami yang tidak menghormati lawan,” tutup Sarri dikutip dari Squawka.

Comments
Loading...