Bola Mati Sering “Mematikan” Man. United

230

Manchester United tampaknya harus membenahi cara mereka dalam mengantisipasi bola mati. Manajer Louis van Gaal merasa hal tersebut menjadi alasan mereka kalah 2-1 dari Bournemouth pada Sabtu (12/12).

Dalam laga lanjutan Premier League yang digelar di Dean Court tersebut, sepak pojok Junior Stanislas sudah membawa Bournemouth unggul ketika laga baru berjalan dua menit. Meski Maruane Fellaini (24′) sempat mengimbangi skor, Joshua King (54′) memastikan tuan rumah memenangi pertandingan.

Yang menarik, dua gol Bournemouth tercipta dari sepak pojok. Hal ini menjadi catatan khusus bagi Van Gaal. Jika kita mengingat, dua dari tiga gol Wolfsburg ke gawang Man. United pertengahan pekan kemarin juga berasal dari situasi bola mati.

“Dua sepak pojok membuat kami kalah. Ini bukanlah situasi yang normal bagi kami karena kami memberi banyak perhatian pada organisasi pertahanan. Mereka memang memiliki beragam variasi dan melakukannya dengan baik, tetapi tetap seharusnya tak seperti ini,” ujar Van Gaal seperti yang dikutip oleh BBC.

“Kami bermain cukup baik di babak pertama dan saya merasa kami seharusnya dapat menang di babak kedua. Namun, kemudian datang situasi bola mati tersebut dan Anda tertinggal. Sangat sulit untuk bangkit,” tambah dirinya.

Van Gaal pun tak sungkan memuji permainan Bournemouth yang menurutnya bermain dengan impresif.

“Para pemain telah melakukan segalanya namun Bournemouth bermain menekan dengan cara yang fantastis. Hal ini membuat kami kesulitan menciptakan peluang atau mengimbangi kedudukan,” pungkasnya.