“Pochettino Tahu Cara Kombinasikan Pemain Muda”

during the UEFA Europa League Group J match between Tottenham Hotspur FC and RSC Anderlecht at White Hart Lane on November 5, 2015 in London, United Kingdom.

Tottenham Hotspur mulai menunjukkan penampilan yang oke bersama Mauricio Pochettino. Manajer asal Argentina itu disebut tahu cara mengombinasikan pemain-pemain muda.

Spurs saat ini menempati posisi lima klasemen sementara Liga Inggris. Mereka berhasil meraup sebanyak 20 poin, atau berjarak empat angka saja dari Manchester City dan Arsenal yang ada di posisi 1-2.

Dalam tiga laga terakhir, Spurs selalu menang. Tak cuma menang, mereka juga bisa tampil produktif dengan raihan 10 gol dan mampu bertahan dengan baik usai cuma kebobolan sebanyak tiga kali.

Penggawa lini tengah Spurs, Cristian Eriksen, mempunyai alasan soal performa bagus tim yang dibelanya. Pochettino disebut sudah mampu merasik kekuatan para pemain muda.

Skuat Spurs saat ini boleh dibilang merupakan salah satu yang paling muda. Di sana ada nama-nama Harry Kane (22 tahun), Heung-Min Son (23 tahun). Untuk penggawa lini tengah, pemain tertua adalah Mousa Dembele yang baru berusia 28 tahun.

“Pada awal (masa kepelatihan Pochettino), masih banyak yang harus kami kenali, harus kami ingat, tapi sekarang pemain di sekitar kami sudah tahu ke mana harus pergi. Wajarnya kami sudah mempunyai ide.”

“Itu merupakan koneksi terbaik dengan skuat. Semua orang membumi, mudah untuk saling berbincang dan sangat gampang untuk bermain sama.”

“(Pochettino) sudah menemukan solusi untuk apa yang kami butuhkan, karena kami merupakan tim muda, kami ingin terus menyerang, kami ingin mencetak gol.”

“Sangat senang untuk bisa bermain, apalagi jika Anda pemain muda,” imbuhnya.

BERITA TERKINI