Liga Italia: Kemenangan Inter atas Fiorentina Belum Membuat Pioli Puas

Football5star.com, Indonesia – Inter Milan memang berhasil menang 4-2 saat menjamu Fiorentina di Stadion Giuseppe Meazza pada Selasa (29/11) dini hari WIB. Namun, hasil itu belum memuaskan pelatih Stefano Pioli.

Hasil kali ini memang sekaligus menjadi kemenangan pertama Stefano Pioli sejak diangkat menjadi pelatih anyar La Beneamata. Dari tiga laga di semua ajang, Inter di bawah Pioli sekali menang, sekali seri, dan sekali imbang.

Kemenangan tersebut cukup melegakan. Namun Pioli ternyata tidak puas. Dia bahkan menegaskan Inter harus menjalani ritiro (pemusatan latihan) saat libur musim dingin.

“Saya memiliki alasan yang jelas untuk menggelar ritiro pada libur musim dingin nanti,” tegas Pioli seperti dilansir Football Italia.

Ketidakpuasan Pioli lebih karena penyakit inkonsistensi timnya belum hilang. Bagaimana tidak, Inter sudah unggul 3-0 hingga menit ke-19.

Bagi Inter, itu untuk kali pertama sejak Januari 1990, berhasil mencetak 3 gol dalam satu pertandingan di Serie-A pada 19 menit awal. Mereka terakhir melakukannya saat bertemu Bologna pada Januari 1990.

Pioli tak senang karena setelah unggul 3-0, Inter seperti kembali terlena. Fiorentina mampu mencetak gol pada menit ke-37 lewat Nikola Kalinic.

Inter sendiri mendapat keuntungan setelah wasit Antonio Damato memberikan kartu merah langsung kepada Gonzalo Rodriguez lantaran dinilai melanggar keras Icardi.

Hanya saja, bukannya mendominasi di babak kedua, Inter justru tertekan. Fiorentina mampu tampil agresif. Itulah yang membuat Pioli gusar. La Viola mampu mencetak gol pada menit 62 lewat Josip Ilicic dan membuat kedudukan menjadi 2-3 sebelum gol kedua Icardi mengunci kemenangan 4-2.

“Kami menderita di babak kedua meski Fiorentina kehilangan satu pemain. Fiorentina mampu tampil agresif dan kami tertekan. Ini membuat kami harus belajar. Intinya adalah konsistensi permainan tak hanya 90 menit, melainkan 95 menit dan kami akan meraih hasil terbaik,” beber Pioli.

“Di babak kedua memang membuat saya dan pemain gusar. Tak ada respons positif sebelum akhirnya Icardi membuat semuanya melegakan. Masih segar dalam ingatan kami unggul 2-0 di Israel dan menjadi kekalahan 2-3. Ketika Fiorentina berhasil membuat kedudukan menjadi 2-3, pemain terlihat gugup. Saya rasa kami tak diuntungkan dengan kartu merah salah satu pemain Fiorentina,” pungkas Pioli.

Comments
Loading...