Arti Profesionalitas Bagi Sang Penakluk Inter

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Inter Milan takluk dari Parma akibat gol spektakuler Federico Dimarco di Stadio Giuseppe Meazza, Sabtu (15/9) malam. Gol itu pun menjadi bukti profesionalitas seorang pemuda berusia 20 tahun, yang tengah menjalani masa pendidikannya di Parma.

Dimarco memang datang ke Giuseppe Meazza dengan status pemain Inter. Sejak usia 7 tahun, atau pada 2004 silam, dia sudah menimba ilmu di akademi klub berjuluk La Beneamata tersebut. Namun, pada malam tadi, Dimarco datang sebagai penggawa Parma, meski menyandang status pinjaman dari Inter.

Keputusan Pelatih Parma Roberto D’Aversa memainkan Dimarco sebagai starter pun cukup mengejutkan. Pasalnya, dalam tiga laga Parma sebelumnya, Dimarco baru dimainkan sekali, yakni saat masuk sebagai pengganti pada 11 menit terakhir melawan SPAL. Sementara saat menjamu Udinese dan Juventus, Dimarco hanya duduk manis di bangku cadangan.

Bisa dibilang, D’Aversa melakukan perjudian memasang Dimarco di sektor kiri pertahanan. Selain karena bermain di hadapan ribuan publik Giuseppe Meazza, hati Dimarco sejatinya masih milik Inter. Meski lebih sering bertualang sebagai pemain pinjaman, Dimarco memang masih memendam hasrat menembus skuat utama Inter.

Kenyataannya, perjudian D’Aversa dibayar tuntas dengan sikap profesional Dimarco. Selepas bola sepakan kerasnya menghujam ke pojok gawang Samir Handanovic pada menit ke-79, Dimarco melakukan selebrasi yang mungkin cukup melukai tifosi Inter. Tanpa sungkan, pemain bernomor punggung 3 itu membuka jersey sambil berlari dan melakukan selebrasi di hadapan suporter tuan rumah.

Comments
Loading...