Benatia Beri Jawaban Menohok Kepada Fans Fiorentina

1,029

Football5Star.com, Indonesia – Medhi Benatia, bek tengah Juventus, memberikan jawaban menohok saat seorang fans Fiorentina menyerangnya di Twitter. Hal itu terjadi Jumat (12/1/2018) dinihari WIB, tepatnya hanya beberapa menit setelah pergantian hari. Dia merespons serangan terkait insiden yang terjadi antara dia dan seorang pemain Cagliari, 6 Januari silam.

Dalam pertandingan tersebut, Benatia diduga menyikut Leonardo Pavoletti. Namun, dia tak dihukum karena insiden itu luput dari penglihatan wasit Gianpaolo Calvarese.

Dengan me-reply salah satu tweet Benatia, fans Fiorentina bernama Niccolo Battagli dengan akun @Nicco_D612 menulis, “Menggunakan sikut memang bagus. Andai bermain di klub lain, kami akan terkena hukuman 10 pertandingan.”

Tak dinyana, tweet itu ditanggapi oleh Benatia. Hanya 34 menit berselang, bek asal Maroko itu memberikan jawaban menohok. “Kamu benar… (emoji tepuk tangan) Tolong lihat berapa kali aku diusir dari lapangan. Silakan lihat dan pahami apakah aku seseorang yang mencoba menyakiti (lawan),” reply mantan pemain Bayern Munich dan AS Roma tersebut.

Faktanya, sepanjang kiprah profesionalnya, Benatia baru sekali diusir wasit dari lapangan. Itu terjadi di Liga Champions 2014-15 saat dia membela Bayern Munich dalam laga melawan Manchester City. Saat itu, dia dikartu merah wasit Pavel Kralovec karena menjegal Sergio Aguero dari belakang di kotak penalti Bayern.

Battaglia pun lantas mengakui statistik itu. Namun, dia berkeras bahwa sang bek mendapat perlindungan dari wasit karena membela Juventus. “Memang jarang. Namun, kupikir jika ada di tim lain, kamu akan dikartu merah,” tulis dia.

Benatia tak membalas lagi. Namun, salah seorang pengguna Twitter mengingatkan bahwa bek berumur 30 tahun itu juga pernah membela klub-klub lain dan tak mendapatkan kartu merah. “Faktanya, dia pernah membela Udinese, AS Roma, dan Bayern,” ujar seorang fans Juventus pemilik akun @gobboveroefiero.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.