Buntut Transfer Ronaldo, Wakil PM Italia Bakal Larang Iklan Judi

Football5star.com, Indonesia — Wakil Perdana Menteri Italia buka suara terkait besarnya biaya transfer yang dikeluarkan oleh Juventus untuk seorang Cristiano Ronaldo.

Ronaldo hengkang dari Real Madrid ke Juventus pada pekan lalu. Nilai transfernya diperkirakan mencapai 100 juta euro. Ia juga dikabarkan menerima bayaran senilai 30 juta euro per tahunnya.

Besarnya uang untuk mendatangkan Ronaldo ternyata dinilai buruk oleh Wakil Perdana Menteri Italia, Luigi Di Maio. Menurutnya, angka tak masuk akal ini terjadi karena campur tangan perusahaan judi dalam sepak bola.

Tak ayal, Di Maio coba menghapus keterkaitan perusahaan judi di sepak bola. Salah satunya adalah dengan melarang adanya perusahaan judi yang menaruh modal sebagai sponsor dalam acara atu klub sepak bola.

“Mengapa tidak ada orang yang mendatangi saya dan coba melarang saya menolak adanya iklan judi? Karena ada klub sepak bola yang berani mengeluarkan uang hingga 400 juta euro untuk Cristiano Ronaldo,” kata Di Maio dilansir RTE, Minggu (15/7/2018) malam WIB.

“Dengan segenap rasa hormat, saya tidak sedikit pun peduli dengan hal tersebut. Saya bakal berusaha melarang adanya iklan perusahaan judi karena mereka bisa berpengaruh atas kemunculan hal-hal yang buruk,” pungkasnya.

Protes transfer Ronaldo sendiri tak hanya disampaikan oleh Di Maio. Sebelumnya, serikat pekerja FIAT, yang notabene menghidupi Juventus, juga melakukan protes besar-besaran terkait besarnya biaya untuk mendatangkan Ronaldo ke Juventus.

Bagi mereka, keputusan untuk membeli Ronaldo adalah bentuk kesenjangan sosial. Di mana, mereka menginginkan FIAT lebih menyejaterahkan pegawainya ketimbang mengeluarkan uang untuk belanja pemain.


Jangan lupa ikutan kuis Football5star.com. Prediksi skor pertandingan Piala Dunia 2018 dengan kesempatan membawa pulang Mobil Honda Brio, Motor Honda Vario, Motor Honda Beat, dan banyak lagi hadiah menarik. Buruan daftar di kuis.football5star.com

Comments
Loading...