Di Francesco Harap Under Tak Terlena Oleh Pujian

261

Football5Star.com, Indonesia – Cengiz Under terus bersinar. Pemain asal Turki itu kembali menjadi aktor kemenangan AS Roma. Sabtu (17/2/2018), dia mencetak gol pembuka kemenangan 2-0 yang dibukukan Roma atas Udinese. Ini adalah laga ketiga secara beruntun Under mencetak gol bagi I Giallorossi. Fakta itu membuat pelatih Eusebio Di Francesco agak cemas sang pemain terbuai pujian.

Pada dasarnya, Di Francesco sangat senang atas performa Under belakangan ini. Namun, dia berharap sang pemain tak terlena yang bisa membuat performanya kembali menurun.

Cengiz Under saat menjebol gawang Udinese.
vavel.com

“Dia telah menjadi kepala berita karena telah melakukan hal penting. Dia sangat pantas mendapatkan itu. Namun, dia perlu tetap bekerja dengan penuh kerendahan hati. Sudah seharusnya dia melupakan semua berita tentang dirinya,” ungkap Di Francesco kepada Roma TV. “Ini juga menjadi kewajiban kami untuk membuat dia tetap menjejak bumi.”

Harapan itu sangat berdasar. Pasalnya, dalam pandangan Di Francesco, pemain berumur 20 tahun itu masih dalam tahap awal perkembangan di timnya. Dari awalnya hanya diberi kesempatan bermain 20 menit, kini dia perlahan menjadi starter dan sosok penentu kemenangan. Dia berharap Under mengingat proses yang tidak mudah itu.

Lebih jauh, pelatih berumur 48 tahun itu punya harapan besar terhadap pemain yang biasa beroperasi sebagai winger kanan itu. “Saya selalu yakin akan menemukan cara mencetak gol. Kini, dengan Under, kami menemukan sosok yang mampu melakukan hal itu,” terang dia kepada Premium Sport.

Adapun kepada Sky, Di Francesco berujar, “Awalnya, dia adalah pemain yang tampil 20 menit per laga. Kini, dia terus meningkat dan saya yakin, dia akan sangat membantu kami.”

Under diboyong Roma dari Basaksehir pada awal musim ini dengan harga 13,4 juta euro. Dia langsung turun sebagai starter saat debut pada giornata ke-2 Serie A menghadapi Inter Milan. Namun, dia baru berkontribusi saat I Giallorossi melawat ke kandang Hellas Verona, 4 Februari lalu. Saat itu, gol tunggalnya membuat I Giallorossi pulang dengan tiga poin sekaligus mengakhiri rangkaian enam laga tanpa kemenangan.