Insigne: Napoli Harus Memenangkan Sesuatu Musim Ini!

Football5star.com, Indonesia –  Lorenzo Insigne kesal ketika mendapati timnya, Napoli selalu gagal menjegal Juventus. Ia menyebut Napoli harus memenangkan sesuatu musim ini.

Il Partenopei mendapatkan 91 poin di musim 2017/2018 lalu. Raihan poin tersebut membuat mereka menorehkan rekor baru dan menjadi raihan terbesar sepanjang sejarah Napoli. Meskipun begitu, 91 poin tak cukup membuat mereka meraih Scudetto.

“Jika dilihat dari statistik, saya pikir musim ini adalah musim terbaik kami,” ungkapnya dikutip Football5star dari Football-Italia.

Musim terbaik harus ditutup dengan meraih gelar juara. Ini pula yang diharapkan oleh kapten Napoli. Ia menyebut Juventus tetaplah klub yang luar biasa, namun baginya Napoli harus memenangkan sesuatu musim ini.

“Napoli harus memenangkan sesuatu, eskipun kami tahu itu sulit. Karena masih ada klub hebat, Juventus yang ada di depan kami,” tambahnya.

Menjegal Juventus bukanlah perkara yang mudah dan pemain berusia 27 tahun ini mengamini hal tersebut. Namun, jalan masih panjang dan masih ada banyak kesempatan untuk menyalip Si Nyonya Tua di tikungan.

“Kami tahu itu akan sangat sulit. Tetapi setiap tahun kami mencoba dan terus mencoba untuk menimbulkan masalah bagi mereka. Jalan masih panjang dan akhir musim yang akan menyimpulkan perjuangan kami.”

Hasil apik ditorehkan empat wakil Serie A Italia dalam lanjutan Liga Champions matchday kedua. Empat wakilnya sukses meraih kemenangan - Football5star - sscnapoli
sscnapoli

Pemain yang identik dengan nomor punggung 24 ini tak mau mengalihkan pandangan mereka dengan melihat Juventus. Baginya, yang bisa mereka terus lakukan adalah selalu berjuang demi tiga poin.

“Kami tidak akan melihat daftar jadwal pertandingan mereka.  Kami hanya dapat memikirkan diri kami sendiri. Untuk lebih dekat dengan mereka, kita harus menang,” pungkasnya.

Napoli kini duduk di peringkat kedua Serie A. Mereka tertinggal enam poin dari sang pemuncak klasemen, Juventus. Masih tersisa 26 pertandingan menuju akhir musim.

Comments
Loading...