Kekecewaan Marchisio kepada Juventus Terkait Cederanya

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Sisa-sisa drama antara Claudio Marchisio dan Juventus belum selesai. Setelah mengakhiri kontraknya bersama Nyonya Tua per 17 Agustus lalu, pemain tampan sempat menyindir mantan klubnya tersebut.

Berbicara kepada wartawan yang mewawancarainya, pemain asli Turin ini menyatakan perasaannya secara terbuka. Termasuk tentang bagaimana Juventus memperlakukannya ketika ia dalam masa pemulihan cedera.

Claudio Marchisio, Juventus
Foto: zimbio.com

“Satu-satunya kekecewaanku adalah sengaja dilupakan dan dianggap cedera padahal aku tidak cedera. Tapi, itulah bagian dari pekerjaanku ini dan ini saatnya untuk tantangan baru di depan,” ujar Marchisio.

Walau tak menyebut secara spesifik siapa yang mengecewakannya, kita semua tahu siapa yang dimaksud pemain berusia 32 tahun ini. Selama kariernya, dia hanya memperkuat Juventus. Bahkan sejak 1993, Marchisio sudah menjadi pemain akademi Si Nyonya Tua.

Marchisio mendapat cedera lutut parah pada 19 Agustus 2017 di laga perdana Serie A musim 2017/2018 melawan Cagliari. Walau pulih dan bisa kembali bermain secepatnya, ia hanya mendapat 15 kali jatah bermain musim lalu. Kedatangan Sami Khedira dan sudah mapannya posisi Miralem Pjanic semakin mengikis waktu bermain sang Pangeran Turin.

Ini yang kemudian memunculkan isu bahwa Marchisio akan segera dilego. Riwayat cedera lutut dan usianya yang sudah kepala tiga membuat isu hengkang kian kencang berembus. Dan tanpa diduga-duga, di awal musim ini ia akhirnya meninggalkan klub yang sudah dibelanya selama 25 tahun ini.

Kedatangan Emre Can dan semakin matangnya Rodrigo Bentancur selepas Piala Dunia 2018 membuat posisi Marchisio semakin terpojok. Kini, ia sudah resmi berlabuh di Zenit St Petersburg. Di klub Rusia itu, dia menjadi pemain Italia ketiga di sepanjang sejarah Zenit setelah Domenico Criscito dan Alessandro Rosina.

Comments
Loading...