Mancini Curhat Soal Kerja Kerasnya Membangun Inter

211

Football5star.com, Indonesia – Mantan Pelatih Inter Milan, Roberto Mancini, menilai keterpurukan La Beneamata saat ini berbeda dengan di eranya dulu. Ketika itu, Mancini mengaku harus membangun Inter dari awal.

Mancini kembali ke Inter pada musim 2015-16. Setelah start mulus, Inter kemudian terpuruk di paruh kedua musim dan finis di peringkat empat klasemen Serie A.

zimbio.com

Kini, Inter mengalami situasi serupa. Di bawah asuhan Luciano Spalletti, Inter memulai kompetisi dengan sangat baik dan tak terkalahkan hingga 16 Desember lalu. Namun kemudian, Mauro Icardi dan kawan-kawan gagal memenangi tujuh laga secara beruntun di semua kompetisi.

“Ini jelas berbeda. Kami membangun kembali tim saat itu, sementara sekarang tim ini memiliki pengalaman dua tahun ditambah jutaan investasi. Saat itu, kami menyelesaikan paruh pertama musim di puncak, tapi kami memiliki kekurangan yang jelas,” kata Mancini kepada Gazzetta dello Sport.

“Pada saat itu dibutuhkan pemain pada bulan Januari untuk tetap bertahan, tapi kami malah menjual pemain. Sebuah klub seperti Inter tidak bisa hanya berpikir hanya untuk masuk ke Liga Champions, Anda harus membidik untuk menang.”

“Saat itu, Inter buruh striker cepat. Tapi, uang dibelanjakan dan tidak jelas siapa yang memutuskan. Ada kebingungan,” Mancini menambahkan.

Inter sendiri kini berada di peringkat tiga klasemen Serie A. La Beneamata tertinggal sembilan poin dari Napoli di puncak klasemen.