Presiden AC Milan Bantah Tudingan Pencucian Uang

403

Football5Star.com, Indonesia – Li Yonghong, Presiden AC Milan, geram bukan kepalang. Pasalnya, dalam beberapa hari belakangan ini, beredar kabar bahwa pembelian AC Milan oleh konsorsium yang dipimpinnya merupakan upaya pencucian uang Grup Fininvest milik Silvio Berlusconi. Padahal, kata dia, proses take over berjalan dengan sangat transparan.

“Proses pembelian AC Milan dilakukan dengan sangat transparan. Kami mengikuti aturan-aturan yang ada dan dilakukan secara benar dengan dukungan dan masukan penasihat-penasihat hukum internasional,” ungkap Yonghong seperti dikutip Tuttosport, Selasa (16/1/2018).

Li Yonghong bersama Silvio Berlusconi.
cgtn.com

Yonghong merasa perlu memberikan klarifikasi khusus karena tudingan itu sudah sangat meresahkan. “Artikel yang dimuat La Stampa dan Il Secolo XIX¬†yang lantas dikutip oleh banyak media dan menyangkutkannya dengan upaya pencucian uang oleh Grup Fininvest. Semuanya sudah dibantah oleh pengacara. Saya perlu memberikan klarifikasi karena menjadi pihak yang terlibat dalam urusan itu,” beber dia.

Lebih lanjut, dia menambahkan, “Hal yang saya baca tidak sesuai dengan fakta dan kenyataan yang ada. Kami akan menggunakan hal untuk mengambil langkah hukum yang dianggap perlu untuk menjaga citra, reputasi, dan soliditas finansial AC Milan.”

Sebelumnya, pihak Berlusconi memberikan bantahan melalui pengacaranya, Niccolo Ghedini. Dia menduga tudingan yang muncul terkait take over Milan sebagai kampanye hitam. Maklum, Italia akan menggelar pemilihan umum pada 4 Maret mendatang. Berlusconi pribadi terang-terangan melancarkan tudingan itu. Menurut dia, setiap kali dirinya berpeluang memenangi pemilihan umum, selalu saja ada serangan dari lawan-lawan politiknya.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.