Kembali Moncer, Mueller Puji Kovac

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5Star.com, Indonesia – Dua laga, dua gol, dua assist. Itulah statistik Thomas Mueller hingga spieltag ke-2 Bundesliga 1 musim ini. Hal itu menunjukkan kebangkitan bintang Bayern Munich tersebut. Mengenai hal tersebut, dia menunjuk peran besar sang pelatih, Niko Kovac.

Dalam pandangan Mueller, Kovac tahu persis karakteristik permainan dan kekuatannya. Itu membuat sang pelatih pun mampu memberikan tugas tepat di lapangan hijau.

Thomas Mueller buat Benjamin Pavard kerepotan.
fcbayern.com

“Aku bukanlah gelandang yang menjadi penghubung pertahanan dan penyerangan dengan umpan-umpan. Kekuatanku ada di sepertiga lapangan terakhir dan di dalam kotak penalti,” ungkap Mueller, Sabtu (1/9/2018), seperti dikutip Football5Star.com dari TZ Muenchen. “Aku senang hal itu sejauh ini berjalan baik bersama Niko.”

Wakil kapten Bayern itu menandaskan, dia tak pernah mengeluh atau mengurangi kinerja saat ditugasi apa pun di lapangan. Namun, kata dia, hasil terbaik tentu akan datang bila dia bermain sesuai karakter dan kekuatannya.

“Aku selalu mencoba bermain dengan segenap kemampuan. Saat ini, hasilnya cukup bagus sehingga aku sering menjadi penyelesai di kotak penalti,” ujar dia.

Mueller mengalami penurunan performa sejak Bayern ditangani Carlo Ancelotti. Keran golnya macet. Hal itu tak berubah saat Jupp Heynckes kembali pada Oktober tahun lalu. Dalam dua musim, dia hanya mencetak 13 gol di Bundesliga 1. Padahal, pada 2015-16, sebanyak 20 gol sanggup dikoleksinya.

Saat disinggung soal keterpurukan dirinya dan timnas Jerman di Piala Dunia 2018 lalu, Mueller mengakui itu motivasi tersendiri. “Seperti selalu kukatakan, kekalahan besar akan mendatangkan lebih banyak motivasi ketimbang kemenangan. Kami tentu ingin melupakan itu. Kami ingin menunjukkan kualitas yang sebenarnya,” terang pemain berumur 28 tahun tersebut.

Mueller akan kembali memperkuat timnas Jerman dalam dua laga internasional pada awal September ini. Jerman dijadwalkan menghadapi timnas Prancis dan timnas Peru pada 6 dan 9 September mendatang.

Comments
Loading...